Pemilihan Ulang Gubernur Sumsel

Pengamat: Putaran Kedua Jika Suara Cagub di Bawah 30 Persen

Putaran kedua itu terjadi bila masing-masing calon gubernur-wakil gubernur perolehan suaranya di bawah 30 persen.

Tayang:
Editor: Soegeng Haryadi

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pengamat politik dari Universitas Sriwijaya Joko Siswanto memprediksi pemungutan suara ulang pemilihan kepala daerah Sumatera Selatan tidak akan ada putaran kedua, karena perolehan suara dua dari empat pasangan calon gubernur-wakil gubernur di atas 30 persen.

"Putaran kedua itu terjadi bila masing-masing calon gubernur-wakil gubernur perolehan suaranya di bawah 30 persen," kata Joko Siswanto ketika diminta tanggapan mengenai pemilihan suara ulang pilkada Sumsel di Palembang, Selasa.

Pilkada Sumsel diikuti empat pasangan calon yakni Eddy Santana Putera-Anisja Djuwita Tatung nomor urut 1, Iskandar Hasan-Achmad Hafisz Thohir nomor urut 2, Herman Deru-Maphilinda Boer nomor urut 3, dan Alex Noerdin-Ishak Mekki nomor urut 4.

Berdasarkan hasil rekapitulasi KPU Sumsel, pasangan Alex-Ishak memperoleh suara tertinggi yakni 37,38 persen, disusul Herman-Mahpilinda 33,46 persen, Eddy-Anisja 18,5 persen, dan Iskandar- Hafisz 10,64 persen.

Namun, sesuai keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada 11 Juli 2013, KPU Provinsi Sumatera Selatan diperintahkan untuk melaksanakan pemungutan suara ulang di seluruh tempat pemungutan suara di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Kota Palembang, Kota Prabumulih, dan seluruh TPS di Kecamatan Warkuk Ranau Selatan di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan.

MK juga membatalkan Keputusan KPU Sumatera Selatan tentang Penetapan Hasil Rekapitulasi Penghitungan Perolehan Suara Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan pada 13 Juni 2013.

Putusan MK tersebut otomatis membatalkan kemenangan Alex Noerdin-Ishak Mekki pada Pilgub Sumsel 6 Juni lalu.

Meski pilkada ulang diikuti empat pasang calon, Joko Siswanto menilai hanya pasangan Alex-Ishak dan Herman-Mahpilinda yang memiliki peluang tampil sebagai pemenang karena perolehan suara kedua pasangan itu jauh meninggalkan dua pasangan calon yang lain.

"Jadi, kedua pasangan ini berpeluang untuk meraih kemenangan pada pilkada Sumsel," katanya.

Dalam perhitungan Joko Siswanto, peluang terbesar dimiliki pasangan Alex Noerdin-Ishak Mekki yang sudah memiliki modal satu juta suara lebih. (ant)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved