Beni Kini Bisa Hidup Normal
Beni mengalami pengecilan ginjal dan sudah tujuh bulan menjalani cuci darah di RSMH Palembang.
Penulis: Husin | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Beni Prasmana (27), warga Jalan Ampibi Sekip Ujung Palembang, kini bisa hidup normal seperti kebanyakan orang setelah menjalani operasi cangkok ginjal (transplantasi) di RSCM Jakarta. Beni di operasi, setelah mendapat jaminan pembiayaan dari Program Berobat Gratis yang dicanangkan Pemprov Sumsel.
Didamping kedua orang tuanya, Sutan (44) dan ibunya, Beni tiba di Bandara Internasional SMB II Palembang pukul 09.00. Ia disambut Kepala Dinas Kesehatan Sumsel dr Hj Fenty Apriana MKes dan anggota keluarga.
Kepada wartawan, Sutan mengatakan, anaknya mengalami pengecilan ginjal dan sudah tujuh bulan menjalani cuci darah (hemodialis) di RSMH Palembang.
"Selama proses cuci darah, ginjal Beni tidak baik lagi sehingga harus cangkok ginjal. Jika dibiarkan, anakku akan meninggal," kata Sutan.
Sutan menambahkan selama cuci darah berjalan, Beni tetap dilayani melalui program berobat gratis.
Namun ketika dokter Ian Effendy merekomendasikan cangkok ginjal, Sutan tidak banyak berbuat. Selain butuh dana, ia juga kesulitan untuk mencari pendonor.
Meski ada anggota keluarga yang mau jadi pendonor, Sutan masih ragu soal pembiayaan, karena ia tahu operasi cangkok ginjal butuh dana besar ratusan juta rupiah.
"Alhamudulillah, Pak Alex melalui program berobat gratis memberi tanggungan penuh. Ini semua keberkahan Ramadan. Anakku normal dan sehat," katanya.
Sutan menyebut total biaya operasi cangkok ginjal mencapai Rp 400 juta.