Pedagang Bendera Sepi Pembeli
Di simpang lima DPRD Sumsel Jl POM IX Palembang, terdapat belasan pedagang bendera musiman yang memajang dagangannya.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Peringatan Hari Kemerdekaan RU 17 Agustus masih tiga minggu lagi. Namun, sejumlah pedagang bendera sudah mulai marak berjualan di Kota Palembang.
Pantauan Sripoku.com, di simpang lima DPRD Sumsel Jl POM IX Palembang, terdapat belasan pedagang bendera musiman yang memajang dagangannya. Selain itu, terdapat pula umbul-umbul dan hiasan mobil berbentuk ketupat warna merah putih.
Yani (35), salah seorang pedagang bendera mengatakan, sengaja menjual bendera lebih awal. Hal itu dimaksudkan untuk memperoleh keuntungan lebih banyak. Tapi karena peringatan 17 Agustus tahun ini berdekatan dengan Idul Fitri, katanya, masyarakat masih belum banyak yang membeli.
"Kalau sekarang omsetnya masih sepi, kurang dari Rp 100 ribu sehari. Bahkan pernah dua hari, tidak ada yang membeli dagangan saya. Mungkin pembeli masih sibuk mempersiapkan Idul Fitri, dan lagi BBM baru saja naik, Bang. Tapi, setelah tanggal 1 Agustus, omsetnya mungkin bisa naik hingga 500 ribu sehari seperti tahun lalu," ujarnya, Minggu (28/7/2013).
Pria asal Garut,Jawa barat ini mengatakan, barang dagangannya tersebut berasal dari kota Bandung. Ia hanya setahun sekali saja berjualan di Palembang, yakni pada saat menjelang tanggal 17 Agustus. Sedangkan pada hari biasa, pria berdarah Sunda tersebut berdagang pakaian di kota asalnya.
”Untuk harga bendera merah putih ini bervariasi bang, mulai dari Rp 20.000 hingga Rp 50.000 tergantung ukurannya. Sedangkan umbul-umbul dijual Rp 30.000 hingga Rp 65.000 per lembar," katanya. (arie nugroho)