Rela Tidak Berlebaran Demi Berdagang Bendera

Saya dan suami rela tidak pulang dan merayakan hari Raya Idul Fitri bersama keluarga di Kampung halamannya.

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Hendra Kusuma

SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Menjelang peringatan HUT RI yang jatuh pada 17 Agustus mendatang, para pedagang musiman yang menjual bendera merah-putih dan aneka spanduk di Kabupaten Muaraenim mulai marak, Minggu (21/7/2013).

"Saya dan suami rela tidak pulang dan merayakan hari Raya Idul Fitri bersama keluarga di Kampung halamannya.�ami lebaran di sini saja. Kebetulan saya punya saudara di Muaraenim,�ujarnya.

Menurut Yuyu (56), bahwa ia bersama suaminya yang juga berjualan bendera di Kota Muaraenim, telah mulai berjualan sejak tanggal 18 Juli. Biasanya permintaan akan semakin banyak jika semakin mendekati tanggal 17 Agustus. Dan puncaknya Untuk akan terjadi sekitar satu minggu sebelum hari H (17 Agustus).

Rencananya ia dan suami akan berjualan hingga 16 Agustus, mendatang, dan rela tidak pulang kampung untuk merayakan hari Raya Idul Fitri bersama keluarga.

Adapun jenis dagangannya, kata Yuyu, selain bendera, ada juga umbul-umbul dan aksesoris lainnya. Jika tahun yang lalu, yang banyak dibeli adalah umbul-umbul. Kalau pengendara sepeda motor dan mobil bisanya lebih memilih bendera unyil (kecil) ataupun bendera ceplok.

Hal senada dikatakan oleh salah seorang pedagang bendera, Mualimin (29), bahwa ia menjadi penjual bendera musiman dan atribut kemerdekaan sejak lima tahun terakhir. Hasil dari penjualan, setiap tahun rata-rata ia mampu meraup keuntungan sekitar Rp 8 juta.

"Kita jual juga spanduk, umbul-umbul, tirai, dan lain-lain. Jadi bukan bendera Merah Putih saja," ujarnya.

Untuk keuntungannya, kata Mualimin, dari setiap barang dagangannya antara 50-70 persen dari harga modal. Sebagai contoh, untuk satu buah tirai merah putih (background) tenda, modalnya sekitar Rp 80 ribu, tetapi biasanya ia jual Rp 150-Rp 200 ribu. Lalu spanduk, modalnya Rp 20 ribu, dijuak Rp 30-Rp 35 ribu.

Sumber:
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved