Operasi Pemisahan Rahma dan Rahmi
Bayi Kembar Siam Batuk-batuk
Bayi kembar siam Rahma-Rahmi yang berhasil dipisahkan di RSMH Palembang kondisinya membaik meski keduanya batuk-batuk.
Penulis: Andi Wijaya | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Bayi kembar siam Rahma-Rahmi yang berhasil dipisahkan di RSMH Palembang kondisinya membaik. Namun kini keduanya mengalami batuk-batuk dan dipasang Nebulizer.
Ketua Pelaksana Operasi Rahma-Rahmi Dr Rismarini SpA (k) mengatakan, semua sistem organ yang ada berfungsi dengan baik tetapi kondisi keduanya saat ini sedang batuk. “Berdasarkan pemantauan perkembangan Rahma-Rahmi kita selalu memantau semua sistem organnya apa berfungsi dengan baik atau tidak. Sekarang, keduanya sedang batuk. Hal ini bisa terjadi karena posisi keduanya yang masih banyak dalam posisi berbaring,” ungkap dr Rismarini sepada Sripoku.com.
Ia menuturkan, untuk menanggulangi masalah tersebut pihaknya selalu memindahkan posisi tidur Rahma-Rahmi dalam skala tertentu. “Kita selalu pantau dengan ketat mengingat sebelum operasi mereka bermasalah dengan nafasnya. Selain diberikan obat batuk, kita selalu merubah posisinya dengan miring ke kanan dan ke kiri setiap 3 jam,” katanya.
Sambungnya, selain membolakbalikkan posisi tidur, Rahma Rahmi juga diberi Nebulisasi.
“Keduanya dilakukan nebulisasi untuk kelancaran jalannya nafas. Kalau posisinya berbaring terus, cairan atau lendir di tenggorokan akan tertahan disana sehingga merangsang batuk. Kalau batuknya bagus dan bisa buang lendir atau dahaknya malah bagus. Tapi kalau tidak bisa mengeluarkan dahak, takut nanti jadi infeksi pada saluran napasnya seperti yang terjadi
saat belum dioperasi,” katanya lagi.