Rumah Makan Dihimbau Jangan Mencolok
Rumah makan di Kota Lubuklinggau diminta tidak menggelar dagangan secara mencolok selama bulan Ramadan.
Penulis: Ahmad Farozi | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU – Kepala Satuan (Kasat) Pol PP Pemkot Lubuklinggau Yusmar Chan menghimbau kepada pengelola rumah makan dan warung-warung yang menyediakan aneka makanan untuk tidak menggelar dagangannya secara mencolok selama bulan puasa.
Himbauan itu disampaikan agar jangan sampai keberadaan warung dan rumah makan tersebut mengganggu kenyamanan umat islam dalam menjalankan ibdah puasa.
“Inikan sudah menjelang bulan puasa, sebentar lagi umat islam akan menjalankan ibadah puasa. Jadi kita himbau kepada pemilik warung-warung atau pun rumah makan yang terdapat di Kota Lubuklinggau ini untuk tidak menggelar dagangannya secara mencolok saat bulan puasa, ya ditutupilah, supaya jangan terlalu terbuka. Jangan sampai nanti dapat mengganggu kenyamanan warga yang sedang menjalankan ibadah puasa” kata Yusmar Chan, kepada Sripoku.com.
Selama bulan puasa ini kata Yusmar Chan, pihaknya juga menerjunkan sedikitnya 12 personil di Lapangan Merdeka Lubuklinggau, atau seputaran Mesjid Agung Assalam. Anggota Pol PP yang diguaskan ditempat ini akan disiagakan sejak maghrib, hingga selesai pelaksanaan shalat tarawih.
“Petugas yang kita tempatkan dilokasi tersebut akan melakukan patroli, dan menjaga ketertiban diseputaran lapangan dan mesjid agung. Supaya masyarakat yang mau berbuka puasa di mesjid dan shalat tarawih merasa nyaman tanpa gangguan” katanya sembari mengatakan, selain menerjunkan petugas yang sifatnya menetap, pihaknya juga menyiagakan anggota bermotor untuk patroli keliling, terutama di kecamatan-kecamatan.