Operasi Pemisahan Rahma Dan Rahmi
Operasi Dijadwalkan Tanggal 6 Juli
Tim dokter RSMH Palembang dan RS Dr Soetomo Surabaya menjadwalkan melakukan operasi pemisahan Rahma-Rahmi tanggal 6 Juli.
Penulis: Andi Wijaya | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Setelah sempat tertunda dua kali untuk melakukan operasi pemisahan bagi kembar siam Rahma-Rahmi karena faktor kesehatan si bayi, kini 50 tim dokter kembali menjadwalkan operasi pada 6 Juli.
Ibunda sang bayi, Lisdiana berharap doa dari warga agar bayi mungilnya itu selamat dan tetap berada di dekapan hangat tangannya.
Pantauan Sripoku.com di Ruang Operasi di RSMH Palembang, Senin (24/6/2013) berbagai peralatan operasi sudah pada posisi siap, begitu juga dengan tim dokter yang berasal dari RSMH Palembang dan RS Doktor Soetomo, Surabaya. Sementara Rahma-Rahmi masih tetap menjalani perawatan di ruang anak VVip lantai III.
Kepala Instalasi Anak dr Rismarini SpA (K) sekaligus sebagai Ketua Umum Tim Dokter Operasi saat memberikan keterangan pers, Senin (24/6) mengatakan, kondisi bayi kembar Rahma-Rahmi beberapa waktu lalu sempat mengalami gangguan pernafasan dan batuk, semula
terkena pilek kondisinya sudah membaik.
"Saat ini secara fisik sudah siap dilaksnakan operasi pemisahaan," katanya.
Dikatakan, persiapan sudah sangat matang dan kondisi keduanya sudah baik. Bila kemarin operasi diundur dan direncanakan tanggal 5 Juli, tetapi saat ini setelah dirapat operasi akan dilaksanakan Sabtu, 6 Juli.
"Setelah dirapatkan dengan tim dokter RS Soetomo, disepakati pada 6 Juli dilakukan operasi pemisahan, doakan berhasil," katanya.
Ditempat yang sama, Direktur Pelayanan Medis Dr Yamin Alsoph SpB saat diwawancarai mengatakan, tim sudah memutuskan operasi pemisahan dilakukan 6 Juli. "Namun sebelum dilaksanakan operasi tim dokter RSMH dan tim dokter RS Soetomo, Subabaya akan mengalar
persiapan dahulu, semacam gladi resik," ungkapnya.
Tujuan dari Gladi resik itu, ungkap Yamin, agar persiapan lebih matang dan saat operasi nanti tidak akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. "Kami tim dokter RSMH dan Tim RS Seotomo terus berdoa agar opeasi ini berjalan dengan lancar, berhasil dan kedua bisa hidup sehat," katanya.