Dari Online ke Bisnis Laundry

Sebelum buka usaha ini, ikut suami pindah-pindah kerja dan juga aktif di online shop seperti tas dan dompet cowok.

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Sudarwan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Jika selama ini asyik menekuni bisnis onlinenya, maka sejak 7 Juli 2012, Ny Juwita Pulungan makin enjoy disibukkan bisnis Rumah Laundry di Jl SMB II Palembang-Betung Km 11 Palembang.

"Sebelum buka usaha ini, ikut suami pindah-pindah kerja dan juga aktif di online shop seperti tas dan dompet cowok. Kebetulan sebelum kembali ke Palembang, suami dinas di Jeddah, Saudi Arabia," ungkap Juwita Pulungan, Owner Rumah Laundry, Kamis (14//3/2013).

Juwita menambahkan, bisnis online saya kan gak begitu sibuk, maka dari itu saya berkeinginan punya kesibukan wara-wiri. Lihat bisnis laundry lumayan. Pas survei di sini belum ada dan ada ruko baru dibangun. Maka rasanya pas sekali.

Wanita kelahiran Sipirok (Sumut) 4 Oktober 1971 mengaku senang bisa melakukan aktivitas bisnis yang memang bergerak.

"Nggak juga capeknya, enjoy aja. Apalagi SDM kita gampang diajari. Jadi saya cuma sekadar memantau. Kalau yang besar-besar seperti karpet mushola yang baru saya antar tadi 71 meter total hampir Rp 500 ribu jadi terpaksa saya turun langsung bawa mobil. Saya fleksibel, custormer ingin cepat saya antar. Nggak mau terlalu lama customer menunggu," tutur Ibu dua anak buah kasih dengan Station Manager Indonesia Air Branch Office SMB II Palembang, Apin Syamsuddin.

Juwita mengaku ada hikmahnya dirinya membuka usaha saat ini karena dekat dengan sang suami yang tugasnya di Palembang.

"Dulu emang jauh waktu masih di Batavia kantor cabang Jeddah. Memang kalau untuk komunikasi nggak masalah, teknologi sudah canggih, BBM, sky-fi. Sama aja kayak orangnya di sini. Nggak begitu terasa. Apalagi kesibukan, pulang malam. Namun dengan tugas di sini bisa berkumpul. Kalau kemarin-kemarin konsultasi dengan bapak, saya eksyen ngerjain. Harus ke percetakan sendiri kalau habis nota. Kalau sekarang, ada yang bisa dibantu bapak yang ngerjain. Bahu-membahunya lebih terasa. Apalagi full bisa dibantu hari libur Minggu. Paling kalau hari biasa pas pulang kerja," beber alumni Sarjana Komputer Universitas Budi Luhur Jakarta.

Menyinggung soal bisnis yang dijalaninya sekarang, Juwita merasa bersyukur karena semakin hari berkembang.

"Saya rasa lumayan bagus makin hari customer bertambah. Karena lokasi ini dekat proyek-proyek TAA, anak cost-an dari bandara, dan proses kita langsung di tempat. Pelanggan nanya, nyucinya di sini nggak. karena mereka lihat tempat prosesnya. Kita proses di atas. Lumayan diminati ambal dan bedcover. Sedangkan untuk kiloan sdh punya pelanggan tetap. Dari banyaknya sebulan minimal bisa 6-7 pcs. Sedangkan untuk kiloan dalam sehari 60-70 kg per hari. Untuk kiloan ini termasuk belum banyak, karena Rukan kita ini akan menjorok ke dalam jadi banyak belum tahu," terangnya.

Untuk memulai usaha ini, Juwita mengaku berinvestasi mulai dari peralatan seperti mesin-mesin senilai Rp 70-an juta. Belum lagi furniture dan segala pelengkap lainnya. Ia optimis dalam setahun bisa mengembalikan modal investasi.

Dalam menjalankan bisnis laundrynya, Juwita mempekerjakan 3 orang bagian produksi, dan 1 orang delivery. Ia juga melayani antar radius 5 km dari Rumah Laundry.

"Di atas 10 kg nggak dikenakan cas. Masih imbang profit. Tapi kalau sekilo, 2 kg kita cash," kata Juwita.

Untuk kiloan Rp 7 ribu per kilo. Sedangkan ekspres (1 X 24 jam) Rp 10 ribu per kilo. One day service Rp 15 ribu per kilo maksimal dikerjakan 6 jam selesai. Sedangkan untuk karpet bahan biasa per meter Rp 7 ribu. Kalau yang tipis Rp 5 ribu per meter. Yang tebal Rp 9 ribu per meter.

Untuk bed cover size besar Rp 22 ribu, size nomor 2 Rp 18 ribu, dan size nomor 3 Rp 15 ribu.

Saat ini Rumah Laundry memiliki pelanggan selain dari sekelilingnya, Sukomoro, Airbatu, Sembawa, Betung, Pangkalanbalai.

Kebanyakan yang berat-berat. Seperti karpet dan gorden. Ia mengaku berkeinginan lebih maju, namun ia berprinsip mengalir saja seperti air.

"Ini kan service jasa. Kalau customer puas dengan kita, dari ke mulut. Pingin setiap hari semakin meningkatkan pelayanan ke customer," tandasnya.

Sumber:
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved