Palembang Banjir

Ngadu ke Lurah Justru Kami Dimarahi

"Ngadu ke lurah justru kami dimarahi. Katanya banjir tuh la biaso dimano-mano," ucapnya.

Penulis: Deryardli | Editor: Sudarwan
Ngadu ke Lurah Justru Kami Dimarahi - BANJIR07.JPG
SRIPOKU.COM/DERYARDLI
Warga menunjukkan sampah dan keladi yang menghambat arus air.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Banjir yang menggenangi 120 rumah warga di Jalan Sutan Mansur RT 11 Kelurahan Bukit Lama Kecamatan IB I Palembang, ditenggarai karena sampah dan keladi di Sungai Lebak Keranji.

Menurut Ketua RT 11 Zakiminoto, sampah dan tanaman keladi di sungai tersebut menghambat buangan air.

Praktis kondisi tersebut merendam rumah warga hingga lutut orang dewasa.

"Memang sungai jadi buntu oleh keladi dan sampah. Warga sempat kerja bakti menebas keladi dan membuang sampah. Kemudian tumbuh lagi, sampai warga tebas lagi untuk membuka aliran sungai selebar 2 meter," ungkapnya kepada Sripoku.com, Selasa (11/12/2012).

Menurutnya, kondisi tersebut sudah berlangsung sejak tahun lalu. Mengadukannya ke pihak kelurahan pun sering. Namun menurut mereka tak digubris.

"Ngadu ke lurah justru kami dimarahi. Katanya banjir tuh la biaso dimano-mano," ucapnya.

Pantauan Sripoku.com hingga pukul 13.00 WIB, banjir belum juga surut. Ratusan warga hanya bisa pasrah menunggu tindakan kongkrit pemerintah.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved