Kemarau, Produksi Padi Sawah Tadah Hujan Menurun
Produksi lahan sawah tadah hujan di OKU Timur mengalami penurunan menyusul datangnya musim kemarau sejak beberapa pekan terakhir.
Penulis: Evan Hendra | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM, MARTAPURA – Hasil produksi lahan sawah tadah hujan di Kabupaten OKU Timur mengalami penurunan menyusul datangnya musim kemarau sejak beberapa pekan terakhir.
Seperti diungkapkan Firman (32), petani sawah tadah hujan asal Kecamatan Buaymadang, Jumat (10/8/2012), hasil panen sawah tadah hujan miliknya mengalami penurunan sekitar 20 persen yang disebabkan oleh berkuranganya serapan air.
“Sejak masa tanam, hanya beberapa kali hujan turun. Setelah itu, tidak pernah lagi hingga beberapa bulan kemudian. Itulah yang menyebabkan hasil panennya mengalami penurunan,” katanya.
Selain disebabkan oleh kekeringan, penurunan hasil panen juga kata dia disebabkan oleh serangan hama tikus. Sedangkan jenis padi yang ditanamnya adalah Ciliwung dan Ciherang.
