Tanah Longsor di Empatlawang
Bupati Empatlawang Sesalkan Sistem Penggalian Tanah
semestinya bila melakukan pengerukan kemiringannya harus 40 derajat atau memakai sistem bertingkat.
Penulis: Wiliem Wira Kusuma | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM, TEBINGTINGGI - Bupati Empatlawang, H Budi Antoni
Aljufri, menyesalkan adanya penggalian tanah oleh warga yang diduga
menjadi salah satu penyebab terjadinya tanah longsor di Desa Kemahang
Lama, Kecamatan Talangpadang, Kabupaten Empatlawang, Sumatera Selatan,
yang menewaskan warga, Jumat (29/7/2011).
Hal itu dikatakan H Budi Antoni Aljufri, saat meninjau lokasi tanah longsor tersebut.
Menurut Budi, semestinya bila melakukan pengerukan kemiringannya harus 40 derajat atau memakai sistem bertingkat.
"Kalau seperti ini, jelas membahayakan, bila turun hujan pasti akan terjadi longsor. Oleh karena itu, ke depannya aktivitas pengerukan ini harus dihentikan," ujar Budi sembari menunjukkan lokasi.
Hal senada juga dikatakan sejumlah warga setempat.
Hal itu dikatakan H Budi Antoni Aljufri, saat meninjau lokasi tanah longsor tersebut.
Menurut Budi, semestinya bila melakukan pengerukan kemiringannya harus 40 derajat atau memakai sistem bertingkat.
"Kalau seperti ini, jelas membahayakan, bila turun hujan pasti akan terjadi longsor. Oleh karena itu, ke depannya aktivitas pengerukan ini harus dihentikan," ujar Budi sembari menunjukkan lokasi.
Hal senada juga dikatakan sejumlah warga setempat.