Terminum Minyak Rem Tugiman Tewas

Tayang:

PALEMBANG - Tugiman (31), seorang buruh angkut kepala sawit tewas di ruang Medikal RSMH Palembang, setelah terminum minyak rem di tempatnya bekerja Desa Bunut OKI, Kamis (30/12) pukul 12.00.

Korban Sugimin, warga Desa Lengkui Kecamatan Lempuing OKI ini, seperti biasa bekerja di kebun karet sebagai buruh angkut.

Saat tiba jam istirahat seluruh pekerja yang bekerja menghentikan aktivitasnya termasuk korban. Kebiasaan para pekerja saat istirahat sebelum makan, minum minumam suplemen.

“Biaso kami minum itu. Biasonyo sudah ado di dalem botol yang di tarok di pucuk meja di kebun tula,” tutur Yadi (25), teman korban saat berada di ruang Medikal RSMH Palembang.

Seluruh botol yang berisi air suplemen telah habis di ambil pekerja lainnya, naas salah satu sopir truk pengangkut sawit yang baru membeli minyak rem meletakkannya di atas meja.

Korban yang datang dan melihat masih ada satu botol yang berisi cairan berwarna merah, langsung mengambil dan meminum minyak rem yang disangka korban minuman suplemen.

“Dio idak tau. sudah teminum kiro-kiro tigo tegoan, baru aku jingok samo soper. Soper itu ngenjok tahu kalu itu minyak rem,” ungkap Yudi.

Korban yang mendengar bahwa cairan merah yang di minumnya adalah minyak rem,  mencoba untuk memuntahkan minyak rem yang telah di minumnya. Tetapi minyak rem yang telah di minum korban tidak dapat keluar.

“Sudah dipakso tapi maseh bae. Dipekernyo jugo dak papo cak biaso bae,” tambah Yudi.

Setelah satu minggu, tiba-tiba Kamis (6/1) korban merasa mual, muntah-muntah, pusing dan kejang-kejang. Karena takut terjadi hal-hal yang tidak di inginkan, teman-teman korban membawa ke RS Kayuagung. Tetapi pihak RS tidak sanggup dan harus dirujuk ke RSMH Palembang.

“Sebelumnyo tuh sehat bae. Dio sempat manceng samo kami. Paginyo dio ngeluh paru-parunyo panas dan badannyo dak lemak, jadi kami bawa ke tukang urut agak mendengan. Tapi pas siangnyo kumat lagi,” tutur Yudi.

Korban yang tiba di RSMH Palembang langsung mendapat perawatan secara intensif. Setelah sempat mendapat perawatan, nyawa korban tidak dapat di selamatkan lagi. Tepat pukul 16.10 korban menghembuskan nyawa terakhirnya dihadapan Yadi.

Jenazah korban masih berada di ruang Dekontaminasi RSMH Palembang untuk menunggu istri dan kedua anaknya dari Jawa. (mg14)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
Live
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved