Palembang Heritage Hotel Pertahankan Museum

Tayang:
zoom-inlihat foto Palembang Heritage Hotel Pertahankan Museum

Pekerja memasang baleho Palembang Heritage Hotel di pagar kayu yang mengelilingi halaman Museum Tekstil eks Gedung BP 7 Palembang, di Jl Diponegoro, Kamis (5/5/2011). Hotel yang akan dibangun ini tidak mengubah bangunan museum, dan dikerjakan selama enam bulan bertepatan dengan pelaksanaan SEA Games, September 2011.

SRIPO/SYAHRUL HIDAYAT

PALEMBANG, SRIPOKU.COM --- Bangunan lama peninggalan Hindia Belanda yang sudah berulang kali dipakai untuk kedinasan, dan terakhir sempat menjadi Museum Tekstil di 2007 lalu, akan dijadikan hotel dengan nama Palembang Heritage Hotel. Kapasitasnya hanya 40 kamar dan khusus untuk tamu-tamu penting dan kenegaraan.

Gubernur Sumsel, Ir H Alex Noerdin SH, usai menghadiri pelantikan pengurus Orwil ICMI Sumsel di Hotel Aryaduta Palembang, Kamis (5/5), kepada wartawan membenarkan adanya rencana menyelamatkan dan pengembalian gedung eks BP 7 ke bentuk asalnya.

"Bangunan hotel di belakangnya dengan enam lantai. Bangunan lama, dipertahankan dan dijadikan objek wisata Palembang tempo dulu," kata Alex Noerdin seraya meminta Sripo menghubungi Kepala Dinas PU Cipta Karya karena secara teknis dan perencanaan lebih menguasai serta memiliki bentuk jadinya Palembang Heritage Hotel.

Sementara Kepala Dinas PU Cipta Karya Sumsel Ir Rizal Abdullah, yang dihubungi terpisah mengatakan, fokus pengembangan hotel bukan di bangunan utama yang kini dijadikan Museum Tekstil (bangunan I) dan Ruang Pameran atau bangunan II yang saat ini eksisting. Akan tetapi, membongkar bangunan tambahan, yakni di belakang dan terpisah dengan bangunan utama.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved