MotoGp

Raih Posisi Dua Tercepat di FP1 MotoGP Prancis, Dovizioso Merasa Belum Puas, Begini Alasannya

Andrew Dovizioso pada sesi latihan bebas pertama (FP1) MotoGP Prancis 2019 meraih posisi kedua dengan catatan waktu putaran 1 menit 32,113 detik.

Raih Posisi Dua Tercepat di FP1 MotoGP Prancis, Dovizioso Merasa Belum Puas, Begini Alasannya
MOTOGP.COM
Pebalap MotoGP (kiri ke kanan), Andrea Dovizioso (Ducati), Marc Marquez (Repsol Honda), dan Jorge Lorenzo (Movistar Yamaha), berpose setelah menyelesaikan sesi kualifikasi GP Perancis di Sirkuit Le Mans, Sabtu (16/5/2015). 

SRIPOKU.COM  -  Pebalap tim Mission Winnow Ducati Andrea Dovizioso rupanya masih belum puas dengan penampilannya pada sesi latihan bebas pertama MotoGP Prancis 2019 di Sirkuit Burgatti, Le Mans, Prancis, Jumat (17/5/2019) .

Andrew Dovizioso pada sesi latihan bebas pertama (FP1) MotoGP Prancis 2019 meraih posisi kedua dengan catatan waktu putaran 1 menit 32,113 detik.

Di balapan itu, pebalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, membuat kejutan menjadi pembalap tercepat , setelah mencatakan waktu putaran 1 menit 31, 986 detik.

Jadwal MotoGP Prancis 2019, LIve Trans 7, Dovizioso Minta Ducati Atasi Problem Corner Speed

Klasemen MotoGP, Andrea Dovizioso Urutan Pertama, Valentino Rossi di Peringkat Dua

Hasil Latihan Bebas (FP1) MotoGP Amerika 2019, Marquez Tercepat, Dovizioso Masalah, Valentino Rossi?

Adapun, posisi ketiga diisi oleh pembalap Mission Winnow Ducati lainnya, Danilo Petrucci, dengan catatan waktu putaran 1 menit 32,193 detik.

Meski berhasil bertahan di lima besar, Andrea Dovizioso merasa perlu perbaiki cara balapnya. Menurutnya, dia masih membalap terlalu agresif untuk karakter sirkuit seperti di Le Mans, Perancis.

"Kami ada di grup teratas, tapi kami bukan yang tercepat. Kami masih harus meningkat, karena feeling saya belum sempurna, tapi secara kecepatan kami bisa bersaing," ujar Dovi, seperti dilansir dari Motorsport.com.

Dovi menambahkan, agresivitas masih terlalu tinggi untuk balapan di trek yang sempit dengan tempo yang lambat seperti Le Mans. Menurutnya, dengan motor MotoGP akan sulit untuk bisa sempurna, mulus, dan menggunakan seluruh potensi motor.

Dovi sendiri merasa tidak nyaman dengan setup motornya yang sekarang. Desmosedici GP miliknya juga dirasa lebih banyak melakukan spin pada ban belakangnya.

Hal ini tentu membuat ban menjadi cepat habis dan banyak waktu yang terbuang.

"Saya harus membalap sedikit lebih baik, tapi kami tidak jauh dan kami punya kesempatan untuk benar-benar bertarung untuk podium dan kemenangan. Tapi kami butuh sesuatu yang lebih esok hari," kata Dovi.

Dovi membutuhkan peningkatan pada motornya, karena beberapa kompetitor diakuinya lebih kuat dibanding musim lalu.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dovi Merasa Terlalu Agresif di Le Mans"

Sumber : Bolasport

(Penulis : Donny Dwisatryo Priyantoro)

====

Editor: Adrian Yunus
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved