Program Beasiswa LPDP 2019 Kembali Dibuka, Berapa IPK Minimal dan Cek Syarat Lengkapnya Disini

Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahun 2019 periode 1 dimulai dari 26 April s/d 16 September 2019. Pendaftaran gelombang 1 akan dimulai tanggal 10 Mei dan ak

Program Beasiswa LPDP 2019 Kembali Dibuka, Berapa IPK Minimal dan Cek Syarat Lengkapnya Disini
klikcoaching.com
Ilustrasi - Beasiswa LPDP 

SRIPOKU.COM - Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahun 2019 periode 1 dimulai dari 26 April s/d 16 September 2019. Pendaftaran gelombang 1 akan dimulai tanggal 10 Mei dan akan berakhir pada 30 Mei 2019.

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) kembali membuka Program Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) LPDP Tahun 2019.

Beasiswa Bergengsi di Tanah Air, Ikut Seleksi Beasiswa LPDP, Ini yang Harus Dilakukan!

Kabar Gembira! Beasiswa LPDP Segera Dibuka, Berikut Ini Tahapan dan Tanggal Pendaftarannya!

BPI terdiri dari beberapa jenis beasiswa, salah satunya adalah Beasiswa Reguler Program Magister dan Doktoral.

Syarat Khusus
Berikut beberapa persyaratan khusus mengikuti beasiswa LPDP 2019:

1. Bersedia menandatangani surat pernyataan.

2. Bagi pelamar program Magister (S2) berusia maksimal 35 tahun, dan pelamar program Doktoral (S3) berusia maksimal 40 tahun per tanggal 31 Desember 2019.

3. Memenuhi persyaratan IPK sebagai berikut (dibuktikan dengan transkrip nilai yang asli atau telah dilegalisir):
-Program Magister memiliki IPK minimal 3,00 (skala 4,00)
-Program Doktoral memiliki IPK minimal 3,25 (skala 4,00)
-Khusus bagi pelamar program Doktoral lulusan program Magister yang hanya melakukan penelitian (Master by Research) dan tidak mempunyai IPK, wajib melampirkan ijazah, hasil sidang penelitian, dan transkrip nilai (jika ada) kemudian pada pengisian aplikasi pendaftaran mengisi nilai IPK minimal 3,00.
-Untuk Lulusan Luar Negeri, nilai IPK dikonversi melalui link berikut: https://www.scholaro.com/gpa?calculator/ dan hasil konversi diunggah/dilampirkan bersamaan dengan transkrip nilai.

4. Mempunyai LoA Unconditional dari perguruan tinggi yang ada dalam daftar LPDP khusus untuk pelamar program Doktoral.

5. Mempunyai sertifikat resmi kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) atau lembaga bahasa Arab (khusus TOAFL) dengan ketentuan berikut:
a. Pelamar program S2 dalam negeri: skor minimal TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 61, IELTS 6,0, TOEIC 630, atau TOAFL 500 bagi program studi dan/atau Perguruan Tinggi Islam yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.
b. Pelamar program S2 luar negeri: skor minimal TOEFL iBT 80; IELTS 6,5; TOEIC 800; atau TOAFL 550 bagi program studi dan/atau Perguruan Tinggi Islam yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.
c. Pelamar program S3 dalam negeri: skor minimal TOEFL ITP 530; TOEFL iBT 70; IELTS 6,0; TOEIC 700; atau TOAFL 530 bagi program studi dan/atau Perguruan Tinggi Islam yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.
d. Pelamar program S3 luar negeri: skor minimal TOEFL iBT 94; IELTS 7,0; TOEIC 850; atau TOAFL 550 bagi program studi dan/atau Perguruan Tinggi Islam yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.
e. Untuk Sertifikat TOEFL ITP yang berlaku harus berasal dari lembaga resmi penyelenggara tes TOEFL ITP di Indonesia.

6. Pelamar Beasiswa Reguler yang nantinya terpilih dan ditetapkan sebagai Penerima Beasiswa wajib menyelesaikan perkuliahan sesuai yang disebutkan dalam LoA Unconditional dengan ketentuan maksimum 24 bulan untuk program Magister atau maksimum 48 bulan untuk program Doktoral.

Halaman
12
Editor: Bejoroy
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved