News Video Sripo

Tradisi Asmara Subuh di BKB, Ribuan Muda-mudi Warnai 1 Ramadan Dengan Perang Petasan

Ribuan muda-mudi warga kota Palembang geruduki pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) di hari pertama bulan suci ramadhan ke 1440 H

Laporan wartawan Sripoku.com, Haris Widodo

SRIPOKU.COM,PALEMBANG--Ribuan muda-mudi warga kota Palembang geruduki pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) di hari pertama bulan suci ramadhan ke 1440 H, namun aktivitas yang mereka lakukan bukanlah aktivitas positif akan tetapi aktivitas negatif seperti menyalakan percon kesegala arah, bahkan mengincar kaum hawa.

Pantauan Sripoku.com, suara petasan mulai terdengar ketika anda berada di Jalan AK Gani maupun ketika anda melintasi jembatan ampera. Asap putih pun terlihat hasil dari ledakan petasan yang dimainkan. Bau petasan yang khaspun tercium ketika berada di pelataran BKB yang dapat mengganggu aktivitas masyrakat lainnya.

Tidak hanya itu sampah-sampahpun kljuga terlihat bertebaran disana yang entah tau dari mana asalnya. Pengunjung BKB didominasi oleh remaja-remaja yang setiap orangnya memiliki petasan. Merekapun saling lempar satu sama lain apalagi bila ada sekumpulan remaja putri yang lewat pasti salah satu percon menyala didekatnya.

Sripoku.com pun merasa heran kenapa remaja-remaja tersebut dengan mudahnya memiliki petasan, kami mencoba berjalan ke luar BKB atau lebih tepatnya ke bawah jembatan Ampera yang mana tak jauh dari gerbang BKB beberapa pedagang menjual petasan dari CV b mobile MBberbagai macam jenis petasan mulai dari percon korek,santak, gasing, disco dan berbagai macam jenis percon lainnya.

Harganyapun sangat murah mulai 5 ribu sampai 20 ribuan menurut salah satu pedagang yang berjualan disana mengatakan ia berjualan sejak tadi subuh karena sudah tau bahwa dihari pertama puasa ini akan rame yang mengunjungi BKB untuk bermain petasan.

"Pagi-pagi mas cari rezeki, lumayan buat hiburan anak-anak hargonyopun kami jual murah dan perconi kami beli dari agent yang jual di Plaju,"ujarnya

Sementara itu Saban salah satu siswa SMP Negeri yang ada mengatakan datanya ia dan teman-temannya ini dalam rangka mencari hiburan karena disekolahnya libur selama 3 hari.

"Libur kami hari ini, kami datang kesini nak main percon bareng kawan-kawan,"ujarnya

Di lain sisi petugas kebersihan pun nampak sibuk menyapu sebagian tempat yang ada di kawasan BKB bahkan menurut mereka dengan adanya remaja-remaja ini yang bermain petasan sangat menggangunya bekerja.

"Uh... Tekel kito liat tingkah laku budak ni, banyak in sampah be berisik pulo. Ganggu wong begaqe bae,"katanya sambil mengerutu

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Alex Fernandus mengatakan akan menindak tegas penjual petasan yang berjualan dan segera menertibkan para pemusa kota Palembang yang bermain petasan.

"Sudah jelas dari surat edaran pemerintah kota Palembang untuk menertibkan para pedagang nakal termasuk yang menjual petasan. Akan kami siti bila kami kedapatan berjualan petasan,"tegasnya.

Penulis: Haris Widodo
Editor: Igun Bagus Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved