Berita Palembang

2 Terdakwa Penyiraman Air Keras terhadap M Rivai, Dituntut 5 Tahun Penjara, Korban Alami Cacat Fisik

2 Terdakwa Penyiraman Air Keras terhadap M Rivai, Dituntut 5 Tahun Penjara, Korban Alami Cacat Fisik

2 Terdakwa Penyiraman Air Keras terhadap M Rivai, Dituntut 5 Tahun Penjara, Korban Alami Cacat Fisik
SRIPOKU.COM/RANGGA ERFIZAL
Dua terdakwa penyiraman air keras, Medy dan Ilham Kholik, dalam sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Kelas 1A Palembang, Rabu (24/4/2019). Medy dan Ilham Kholik dituntut 5 tahun penjara. 

Dua Terdakwa Penyiraman Air Keras terhadap M Rivai, Dituntut 5 Tahun Penjara, Korban Alami Cacat Fisik

Laporan wartawan Sripoku.com Rangga Erfizal

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Medy Zakfitri (42) dan Ilham Kholik (46), dua terdakwa penyiraman air keras terhadap korbannya M Rivai dituntut jaksa penuntut umum (JPU) selama 5 tahun penjara.

Tuntutan tersebut dibacakan oleh JPU M Purnama Sofyan SH MH di Pengadilan Negeri Kelas 1A Palembang, Rabu (24/4/2019).

Menurut Purnama, keduanya terbukti bersalah melakukan tindak pidana yang menyebabkan korbannya mengalami cacat fisik.

"Dari keterangan saksi dan bukti-bukti persidangan. Korban mengalami cacat dan tidak dapat kembali seperti sediakala. Oleh karena itu tidak ada yang bisa meringankan kedua terdakwa," ujar Purnama.

Dikatakan Purnama, dirinya menjatuhkan tuntutan untuk Ilham Kholik dan Medy dengan lima tahun penjara dikurangi masa tahanan sebagaimana dengan terbukti keduanya bersalah.

"Memutuskan Medy dan Ilham kholik terbukti melakukan tindak pidana yang menyebabkan korbannya luka berat. Dan dituntut selama lima tahun dikurangi masa tahanan," jelasnya.

Setelah pembacaan tuntutan keduanya diberikan tenggat waktu selama dua bulan untuk melakukan pembelaan pada 8 Mei mendatang.

"Untuk memenuhi hak terdakwa kami melakukan pembelaan sidang ditunda 2 minggu kedepan," ungkap Hakim Ketua, Saiman SH MH.

Pada fakta persidangan diketahui kedua tersangka disuruh oleh Mat Brek (46) otak penyiraman yang baru diamankan oleh Polda Sumsel.

Kedua terdakwa diberikan upah sebesar Rp 2 juta untuk membuat celaka korbannya Rivai sehingga korban mengalami luka bakar serius di bagian wajah.

Korban Rivai sempat dipalak dan dimintai uang oleh tersangka Mat Brek.

Karena tidak diberi uang Rp 500 ribu, tersangka menyuruh dua terdakwa untuk membuat celaka korban.

Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved