Berita Palembang

Yudisium Fakultas Teknik Bina Darma Palembang, Dekan Ingatkan Lulusan Agar tak Jadi Penonton

Sebanyak 55 Mahasiswa, yang terdiri dari 31 Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil dan 24 Mahasiswa Jurusan Teknik Industri mengikuti

Yudisium Fakultas Teknik Bina Darma Palembang, Dekan Ingatkan Lulusan Agar tak Jadi Penonton
SRIPOKU.COM/RESHA
Dekan Fakultas Teknik Universitas Bina Darma Palembang, Dr. Firdaus, M.T saat memberikan selendang kepada Peserta Yudisium dari Jurusan Teknik Sipil, dalam Yudisium Fakultas Teknik Universitas Bina Darma (Bidar) Palembang, Jumat (5/4/2019). 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Resha

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Sebanyak 55 Mahasiswa, yang terdiri dari 31 Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil dan 24 Mahasiswa Jurusan Teknik Industri mengikuti Yudisium Fakultas Teknik Universitas Bina Darma (Bidar) Palembang, Jumat (5/4/2019).

Mereka diyudisium sebagai tanda bahwa mereka telah menuntaskan masa studinya di baangku kuliah kampus tersebut.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Teknik Universitas Bina Darma Palembang, Dr. Firdaus, M.T menyampaikan pentingnya etika dan sikap dalam pergaulan masyarakat.

Peserta Yudisium dari Jurusan Teknik Sipil, dalam Yudisium Fakultas Teknik Universitas Bina Darma (Bidar) Palembang, Jumat (5/4/2019).
Peserta Yudisium dari Jurusan Teknik Sipil, dalam Yudisium Fakultas Teknik Universitas Bina Darma (Bidar) Palembang, Jumat (5/4/2019). (SRIPOKU.COM/RESHA)

Tanpa hal tersebut, para peserta Yudisium yang sudah berhak menyandang gelar Sarjana Teknik ini tidak akan berarti.

"Kalau kerja harus punya atitude, sikap dan perilaku, itu yang penting. Mau pintar cerdas tapi attitude nol percuma. Itu yang terpenting," ujarnya.

Selain itu, ia mengatakan bahwa selesainya masa studi di kampus tersebut bukan berarti waktu belajar mereka terhenti. Mereka masih butuh kursus dan sertifikasi di luar untuk meningkatkan skill, agar mereka bisa bersainf di dunia kerja.

Firdaus mengatakan, pembangunan infrastruktur yang ada di daerah Sumsel cukup banyak. Namun yang patut disayangkan, baru sedikit lulusan dari Sumsel yang turut andil dalam pembangunan tersebut.

"Seperti proyek jalan tol, jangankan lulusan Universitas Bidar, lulusan Sumsel saja masih sedikit terlihat. Kita hanya jadi penonton saja. Karena kita tak punya skill," ungkapnya.

Apalagi, persaingan di era industri 4.0 saat ini sangat kompetitif. Mau tak mau, mereka harus terus menambah kecakapan di luar bangku kuliah, agar bisa turut berperan dalam pembangunan infrastruktur daerah yang menjadi pasar lulusan itu.

"Jangan hanya jadi penonton. Kita yang harus bercermin meningkatkan skill kita. Apalagi dunia sekarang cepat berubah. Apalagi, sekarang industri mulai 4.0," jelasnya.

Sebelum diyudisium, para peserta mengikuti Seminar bertajuk "Be Technopreneur, Why Not? 2nd Bina Darma Confrence Series on Engineering Science". Materi seminar tersebut dibawakan oleh Dr. Ir. Syamsuri Zaini, M.M.

Lama tak Muncul, Ini Kehidupan Penyanyi yang Dinikahi Pengusaha, hingga Bikin Anaknya Malu

4 Informasi Baru Sriwijaya FC, Juan Revi Dicoret Hingga Peserta Tak Kuasai Teknik Dasar saat Seleksi

Usai Sidang 9 April 2019, Persija Jakarta Bakal Tentukan Sikap Terhadap Marko Simic

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved