Berita Pagaralam

Jelang Pemilu, Kapolres Pagaralam Larang Acara Hiburan Orgen Tunggal (OT) di Malam Hari

Polres Pagaralam menghimbau agar masyarakat tidak melaksanakan kegiatan pesta malam yang menggunakan alat musik seperti Orgen Tunggal (OT) malam hari

Jelang Pemilu, Kapolres Pagaralam Larang Acara Hiburan Orgen Tunggal (OT) di Malam Hari
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Kapolres Pagaralam, AKBP Tri Saksono Puspo Aji SIk Msi 

Laporan wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Polres Pagaralam menghimbau agar masyarakat tidak melaksanakan kegiatan pesta malam yang menggunakan alat musik seperti Orgen Tunggal (OT) yang dipakai pada malam hari.

Larangan ini mulai dari H-10 dan H+10 pada saat pesta demokrasi Pilpres dan Pileg yang dilaksanakan.

Hal ini di karenakan untuk mengurangi adanya kejadian tidak diinginkan agar pada saat H-10 dan H+ 10 bisa terciptanya aman dan nyaman pada saat pemilihan presiden dan wakil presiden, DPD dan Legistatif merupakan tanggung jawab bersama.

Hal ini disampaikan Kapolres Pagaralam AKBP Tri Saksono Luspo Aji SIk saat membuka acara kegiatan Fokus group Diskusi (FGD) di aula wirasatya '96' Polres Pagaralam, Jumat (28/3/2019).

HIMBAUAN : Polres Pagaralam mengeluarkan himbauan larangan hiburan Organ Tunggal (OT) jelang Pemilu, Jumat (29/3/2019).
HIMBAUAN : Polres Pagaralam mengeluarkan himbauan larangan hiburan Organ Tunggal (OT) jelang Pemilu, Jumat (29/3/2019). (SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN, HANDOUT)

ACT Ajak Masyarakat Kota Palembang Dukung Pembebasan Tanah Palestina

Ingat Bubu yang Pernah Pacari Syahrini? Terungkap Kedoknya Bukan Keluarga Kerajaan, Begini Nasibnya

Wajib Tahu! Arti Nomor di Balik Kemasan Plastik, Perhatikan Kode dan Bahaya-Bahaya Bagi Pengguna

Kapolres juga menyampaikan, peran TNI dan Polres Pagaralam dalam pengamanan Pipres dan Pileg adalah menjaga dari ancaman potensi konflik yang hal ini dipicu oleh adanya indikasi kecurangan yang di lakukan oleh para penyelenggara dan peserta.

"Biasanya pemicunya yaitu politik uang , politik identitas ,persaingan antar caleg, perusak kotak suara dan lain-lain. Hal ini harus kita cegah dan jangan sampai apa yang diisukan bahwa Pagaralam rawan ter 4 se indonesia itu benar terjadi," ujar Kapolres.

Download Lagu Michael Jackson Paling Populer Sepanjang Masa, dari Beat It hingga Heal The World

Sering Unggah Foto Berhijab di Instagram, Begini Jawaban Dinda Hauw tentang Keinginan Berhijrahnya

Perankan Ina di Film Horor Mati Anak, Intip Potret Seksi Cinta Laura dan Fakta-Fakta Film Mati Anak

Pihaknya berharap dengan kegiatan Fokus Droup Diskusi (FGD) bisa menciptakan Kamtibmas yang aman dan kondusif menjelang Pemilu 2019 serta pencanangan zona integritas di polres pagaralam.

Hal senada juga di sampaikan Dandim 0405 Lahat, Letkol Kav Sungudi bahwa tugas TNI dalam dalam pileg dan pilres ini menjaga keamanan pada saat berlangsungnya pesta demokrasi serta melaksanakan kegiatan tutorial mulai dari Danramil dan Babinsa.

Baim Wong Social Experiment Hingga Yogyakarta, YouTube Baim Paula Jadi Sorotan, Begini Kata Paula

Jangan Letakan Jari di Pelatuk Sebelum Menembak, Prajurit Lanud SMH Tingkatkan Skill Menembak

Maia Estianty Dibuat tak Percaya, Perlakuan Irwan Mussry kepada Orangtuanya Akhirnya Terungkap!

"TNI juga selalu melakukan koordinasi kapada Polri, Bawaslu serta panitia pengamanan pemilu lainnya. Kita mengharapkan kepada para setiap caleg dan timses nya untuk selalu patuh pada aturan dan bersikap tenang," harapnya.

Dikatakan Dandim menang dan kalah adalah hal yang pasti terjadi dalam pertarungan namun menjaga keamanan dan kondusif ini merupakan tugas bersama yang harus sama-sama dijaga.

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved