Puskesmas 7 Ulu Palembang Terapkan Berobat Cukup Bayar dengan Sampah Per Kilo

“Sebanyak apapun sampahnya jenis sn organiknya akan kita tetap terima. Kita timbang dan sesuai dengan biaya warga tersebut berobat, kalau kurang ditam

Puskesmas 7 Ulu Palembang Terapkan Berobat Cukup Bayar dengan Sampah Per Kilo
sripoku.com/Reigan P
Kegiatan pengecekan kesehatan mulai dari cek gula darah dan kolesterol serta kegiatan sanitasi di Puskesmas 7 Ulu Palembang. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Reigan Palaspa

SRIPOKU.COM, PALEMBANGPuskesmas 7 Ulu Kelurahan 7 Ulu Kecamatan Seberang Ulu 1 Palembang telah menerapkan berobat cukup hanya bayar menggunakan sampah an organik, Jumat (22/3/2019).

Dari itu, tantangan keras mengubah pola pikir masyarakat terus di galakkan mulai dari kader kesehatan Puskesmas 7 Ulu Palembang dengan tiap hari membawa sampah dan ditabung di Bank Sampah.

Kemudian, baru mensosialisasikan kepada masyarakat, sehingga bisa berobat cukup dengan membayar menggunakan sampah an organik dan ditimbang sesuai biaya masyarakat yang hendak berobat.

“Sebanyak apapun sampahnya jenis an organiknya akan kita tetap terima. Kita timbang dan sesuai dengan biaya warga tersebut berobat, kalau kurang ditambah serta jika lebih kita kembalikan dengan uang dan tidak dengan sampah,” ungkap Kepala Puskesmas 7 Ulu Palembang, dr Rustina kepada Sripoku.com, Jumat.

Sammpah tersebut nantinya bisa di tabung untuk tabungan bank sampah, pulsa token listrik/PLN tagihan PDAM, BPJS Kesehatan, dan lain sebagainya.

Selain itu, akan ada traning dari sisi managemen bank sampah dimaksudkan agar bank sampah di Posyandu Duren XII bisa running secara mandiri.

“Jadi saat ini tugas kita untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat, supaya bank sampah ini tetap running," ungkanya.

Anak tak Jadi PNS Ibu Lapor Polisi, Uang Pelicin Rp 80 Juta tak Kembali

Bank sampah ini nantinya bisa digunakan setiap hari tergantung kapan dari masyarakat untuk mengumpulkan sampah tersebut.

Masyarakat menyetor sampah ke bank sampah untuk ditimbang. Sedangkan untuk sampahnya sendiri yaitu sampah yang bisa di daur ulang seperti botol air mineral, dijual Rp 3000 perkilo, minuman kaleng Rp 8000 perkilo dan sebagainya.

Mengaku Mau Belajar dari Kisah Luna Maya, Lucinta Luna Tulis Ini di Instagramnya, Sindir Syahrini?

Pasca Penembakan, Warga Non Muslim Selandia Baru Bikin Rantai Manusia Lindungi Jamaah Sholat Jumat

“Bagi masyarakat yang tidak ingin ribet dengan memilah sampah bisa langsung di campurkan dengan catatan harga sampah nya sedijkit lebih murah yaitu hagra campur sekitar Rp. 2500 per kilo," ungkapnya.

Selain mengumpulkan sampah an organik, pihaknya juga sedang memprogramkan mengumpulkan sampah organik, dengan memperluas dan bekerja sama dengan pedagang pasar.

“Nanti kta pasang konfersi barang dan harganya. Kita juga sambil berjalan karena kita tidak boleh mengesampingkan kerjaan utama kita di Puskesmas,” jelas dia.

BREAKING NEWS : Sopir Taksol di Palembang Dirampok, Dirawat di RS Tiara Fatrin Alami Luka di Leher

Sementara, Lurah 7 Ulu Palembang Herryanto mengatakan, didirikannya Bank Sampah dikawasan 7 Ulu Palembang ini guna menjaga kebersihan lingkungan dengan melaksanakan pertukaran sampah.

“Kita juga ada Bank Sampah dengan skala kecil yakni di Gang Jambu Rt 12, selain ada di Puskesmas 7 Ulu Palembang yang telah bekerjasama dengan Igo Green dan akan go Internasional,” ujar Herry.

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved