Berita Palembang

SMAN 17 Palembang Gelar USBN Berbasis Komputer Perdana Mulai 18 Maret 2019

SMAN 17 Palembang menggelar Ujian Sekolah Berstandar Nasional Berbasis Komputer (USBN-BK) perdana pada 18-25 Maret 2019.

SMAN 17 Palembang Gelar USBN Berbasis Komputer Perdana Mulai 18 Maret 2019
SRIPOKU.COM/JATI PURWANTI
Suasana Ujian Sekolah Berstandar Nasional Berbasis Komputer (USBN-BK) di SMAN 17 Palembang, Senin (18/3/2019). 

Laporan wartawan sripoku.com, Jati Purwanti

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 17 Palembang menggelar Ujian Sekolah Berstandar Nasional Berbasis Komputer (USBN-BK) perdana pada 18-25 Maret 2019.

Wakil Kepala Sekolah SMAN 17 Palembang Bidang Manajemen Mutu, Drs. H. I Gede Mandera, MT mengatakan pelaksanaan ujian ini juga untuk melihat efektivitas pelaksanaan ujian menggunakan komputer.

"Karena secara infrastruktur dan sarana sudah memadai jadi kami 100 persen siap," ujarnya di hari pertama pelaksanaan USBN-BK di SMAN 17 Palembang, Senin (18/3/2019).

Adapun, mata pelajaran yang akan diujikan selama satu pekan yaitu sebanyak 14 mata pelajaran untuk jurusan IPA dan IPS. Ini mengartikan bahwa dalam satu hari ada dua mata pelajaran yang diujikan.

Setiap satu mata pelajaran dibagi menjadi dua sesi sehingga dalam satu hari ada empat sesi ujian.

Tak Banyak yang Tahu, Berikut Tips Agar Wajah Tetap Tampil Fresh, Meski Sudah Begadang Semalaman

Pusing Kuliah Mahal? Ini Cara Mendapatkan Beasiswa untuk Melanjutkan Pendidikan Berbiaya Minim

Bacalah Al Quran Sebagai Penenang dan Obat Hati, Bisa Hadirkan Malaikat di Rumah Hingga Dapat Pahala

Sebelumnya, jelas Gede, pihaknya sudah lakukan uji coba ujian sekolah dengan menggunakan komputer beberapa waktu lalu.

Di lain sisi, pelaksanaan ujian ini untuk melatih anak untuk UNBK mendatang sehingga mereka sudah siap secara mental maupun menguasai materi serta menghadapi soal di depan komputer.

"Pada saat USBN-BK tidak ada kendala dari siswa," jelasnya.

Dia menyebutkan, pihak sekolah menyiapkan 210 unit komputer dengan rincian 35 unit komputer di setiap ruangan.

Selain itu pula, untuk mengantisipasi gangguan listrik saat ujian berlangsung, pihak sekolah sudah melakukan sejumlah persiapan untuk melakukan UNBK di antaranya dengan menyewa genset berkapasitas
12000 watt.

"Meskipun sebenarnya sudah melayangkan surat permohonan kepada PLN untuk tidak melakukan pemadaman pada saat pelaksanaan UNBK nanti.” ujarnya.(mg3)

Penulis: Jati Purwanti
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved