Berita Palembang

Sopir Angkot Ditusuk Pemalak di Tengkuruk Permai Bawah Jembatan Ampera, Gara-gara Uang Rp 2.000

Maryani menuturkan suaminya ditusuk orang pada selasa (12/3) sekira pukul 16.00 sore di bawah Jembatan Ampera di Jalan Tengkuruk Permai 16 Ilir.

Sopir Angkot  Ditusuk Pemalak di Tengkuruk Permai Bawah Jembatan Ampera, Gara-gara Uang Rp 2.000
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Maryani melaporkan suaminya seorang sopir angkot ditusuk preman pemalak di kawasan bawah Jembatan Ampera Palembang. 

Laporan wartawan sripoku.com, andi Wijaya

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Tak terima lantaran suaminya Andri Gunawan (39) sudah ditusuk karena pasal sepele, membuat Maryani (38) warga Lorong Tangga Raja Kelurahan 7 ulu Kecamatan SU I Palembang, melapor
ke SPKT Polresta Palembang, Kamis (13/3).

Informasi yang dihimpun, berawal saat Maryani mendapat kabar dari  Sas teman suaminya sesama sopir angkot. Saksi menyebutkan suaminya ditusuk di tusuk oleh pemalak yang mangkal didaerah tersebut.

Saat melapor dihadapan petugas, Maryani menuturkan kejadian yang dialami suaminya terjadi pada selasa (12/3) sekira pukul 16.00 sore di bawah jembatan Ampera di Jalan Tengkuruk Permai saat suaminya sedang
menunggu penumpang.

Saat itu datang terlapor yang kerap mangkal di kawasan tersebut dan meminta uang kepada korban sebesar Rp 5 ribu.

" Biasanya dia itu mau di kasih Rp 2 ribu. Saat itu tidak mau, jadi marah-marah, minta 5 ribu," ungkapnya.

Tiba-tiba pelaku membuka pintu mobil sebelah kiri dan langsung menusuk korban di bagian perut sebelah kiri
dengan pisau.

Gubernur Sumsel Herman Deru Resmikan Rumah Sakit Hewan Pertama di Sumatera

Warga Terpaksa Bermalam Akibat Tanah Longsor Timbun Ruas Jalan di Kabupaten Empatlawang

Aliran Sungai Musi Warna Hitam Pekat dan Bau tak Sedap, Wawako Palembang Janji Carikan Solusi

Korban yang tertusuk lantas teriak minta tolong dan langsung dibawa RSMH oleh saksi dan beberapa orang
lainnya.

Maryani mengatakan saat diabawa kerumah sakit suamnjnya sempat tidak sadarkan diri.

" Sempat tidak sadarkan diri dia, mungkin karena banyak keluar darah dan baru semalam dia sadar," ungkapnya. .
Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui Kasubag Humas Polresta Palembang, AKP Andi Haryadi mengatakan, laporan korban sudah diterima.

" Laporan sudah kita terima dan akan segera kita tindaklanjuti," katanya.

Menurut sumber seorang sopir, aksi preman pemalak sopir angkot di kawasan Jembatan Ampera ini sangat meresahkan.

Mereka tidak segan-segan melukai korbannya jika menolak memberikan apa yang mereka minta.

Mereka ini selalu membawa senjata tajam sehingga para sopir angkot tidak berani melawan kelompok ini.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved