Berita Palembang

Aliran Sungai Musi Warna Hitam Pekat dan Bau tak Sedap, Wawako Palembang Janji Carikan Solusi

aliran sungai tersebut tampak berwarna hitam pekat dan tercemar mengalir hingga ke aliran Sungai Musi.

Aliran Sungai Musi Warna Hitam Pekat dan Bau tak Sedap, Wawako Palembang Janji Carikan Solusi
SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Kondisi Air di aliran Sungai Sekanak di Dermaga Bekang Dam II Sriwijaya berwarna hitam pekat dan mengeluarkan aroma tidak sedap 

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Permasalahan sampah baik di darat dan di sungai tampaknya tak pernah ada habisnya di Kota Palembang.

Meski berbagai upaya telah dilakukan pihak terkait, namun masih ada saja sampah hingga aliran Sungai Musi yang tercemar limbah.

Pantauan Sripoku.com Kamis (14/3/2019), diwilayah seberang Ilir tepatnya di aliran Sungai Tawar dan Sungai Sekanak Kelurahan 29 Ilir Kecamatan IT I Palembang, aliran sungai tersebut tampak berwarna hitam pekat dan tercemar mengalir hingga ke aliran Sungai Musi.

Kondisi Air di aliran Sungai Sekanak di Dermaga Bekang Dam II Sriwijaya berwarna hitam pekat dan mengeluarkan aroma tidak sedap
Kondisi Air di aliran Sungai Sekanak di Dermaga Bekang Dam II Sriwijaya berwarna hitam pekat dan mengeluarkan aroma tidak sedap (SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA)

Kantor DPMTSP Palembang Pindah ke PCC Jakabaring, Shuttle Bus Disiapkan untuk Angkut Warga

Tanah Longsor Timbun Ruas Jalan Provinsi, Akses Jalan Dua Desa di Kabupaten Empatlawang Tertutup

BREAKING NEWS : Kas Hartadi Kembali ke Palembang Menjadi Pelatih Kepala Sriwjaya FC

Salah satu pedagang yang ada di aliran Sungai Sekanak tepatnya diwilayah seputaran Dermaga Bekang Dam II Sriwijaya, Sri Komala mengatakan, bahwa kondisi air sungai yang berwarna hitam pekat telah berlangsung selama kurang lebih 10 tahun.

"Saya pindah kesini sudah kurang lebih 10 tahun dan air sungainya sudah berwarna hitam pekat. Diduga ini berasal dari limbah rumah tangga, pabrik serta rumah sakit,” ungkap Sri, Kamis.

Menurut dia, aliran sungai tersebut selain berwarna hitam pekat, juga menimbulkan aroma yang tak sedap.

Dari itu, dirinya berharap kepada pemerintah terkait agar memerhatikan kondisi ini bisa secepatnya ditanggulangi, setidaknya minimal mengurangi aroma tidak sedap.

"Kalau di darat tidak terlalu tercium, tapi kalau kita sudah naik perahu Getek dan duduk dibawah sana, aromanya tidak enak sangat terasa dan sangat menggangu perjalanan sungai,” jelas dia.

Pasok Narkoba Sabu-sabu ke Tulung Selapan OKI, Warga Kertapati Ini Dapatkan Upah Sebesar Rp 40 juta

Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan Sambut Presiden Jokowi di Babel, Tinjau KEK Tanjung Kelayang

Gubernur Sumsel Herman Deru : Tidak Puas Dengan Layanan Publik, Laporkan ke Ombudsman

Menanggapi keluhan itu, Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda berkata, bahwa Sungai Musi merupakan sumber mata air kehidupan bagi warga Kota palembang.

Dari itu, sangat disayangkan jika air yang biasa dinikmati masyarakat sampai tercemar.

Dari itu, pihaknya berjanji akan mencarikan solusi dan mencari tahu dari mana pencemaran suyngai itersebut berasal.

Piala Presiden 2019, Sejarah Baru Dua Tim Lolos Delapan Besar

Tak Banyak Tahu, Berikut 6 Pasangan Artis yang Menikah karena Cinlok, Ada yang Teman Semasa Remaja

Ingin Tahu Berapa Berat Badan yang Ideal? Pakai Rumus Ini dan Langsung Bisa Hitung di Sini

“Kita lihat dulu limbahnya dari mana, kita akan melakukan himbawan untuk mecegah agar tidak masuk kesungai. Karena tidak mungkin aliran sungai tiba-tiba hitam, pasti ada pencemaran, namun tidak tahu dari mana apa dari rumah tangga atau industri-industri,” ujar Finda.

Ia menerangkan, sejauh ini dari pihak PDAM yang melakukan pengawasan secara berkelanjutan menyatakan bahwa Sungai Musi belum masuk dalam kategori tercemar.

"Akan kami tinjau kambali, karena kalau dari PDAM air yang masuk dan dikonsumsi adalah jauh dari kata tercemar karena selalu dilakukan pengecekan secara berkelanjutan,” jelasnya.

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved