Berita Pagaralam

Diduga tak Netral, Massa Geruduk Kantor KPU dan Bawaslu Kota Pagaralam

Ratusan warga dari seluruh kalangan masyarakat Kota Pagaralam menggeruduk kantor Bawaslu dan KPU Pagaralam

Diduga tak Netral, Massa Geruduk Kantor KPU dan Bawaslu Kota Pagaralam
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Massa yang mendatangi Kantor Bawaslu dan KPU yang mempertanyakan Netralitas penyelengara Pemilu tersebut, Rabu (13/3/2019). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM-- Ratusan warga  dari seluruh kalangan masyarakat Kota Pagaralam menggeruduk kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pagaralam, Rabu (13/3/2018).

Kedatangan puluhan masyarakat ini sebagai bentuk protes terhadap kinerja penyelengara Pemilu tersebut pasalnya diduga tidak netral dalam menyelenggarakan dan mengawasi dalam proses penghitungan suara Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Tampak sejumlah warga yang mendatangi Kantor Bawaslu dan KPU yang mempertanyakan Netralitas penyelengara Pemilu tersebut, Rabu (13/3/2019).
Tampak sejumlah warga yang mendatangi Kantor Bawaslu dan KPU yang mempertanyakan Netralitas penyelengara Pemilu tersebut, Rabu (13/3/2019). (SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN)

Mitra Ojek Online Ketiban Rezeki, Coba Tabok Aku, Betul Ini Namaku dapat Sepeda Motor?

7 Resep Menu Masakan untuk Makan Siang, Sederhana Ekonomis Buatan Sendiri, Mudah Dibawa ke Kantor

Pantauan Sripoku.com, Rabu (13/3/2019) menyebutkan demo yang tadinya berjalan tertib berubah menjadi anarkis, aksi saling dorong antara massa dengan anggota polisi hingga lempar batu pun tak terelakan. Melihat hal ini massa tersulut emosi hingga melakukan perlawanan.

Agar aksi tidak terus anarkis dan dapat menyebabkan kerusakan Polres Pagaralam menyemprotkan water cannon ke arah massa dan dengan sigap personel kepolisian langsung menangkap aktor atau biang kerusuhan sehingga situasi berangsur pulih dan kembali kondusif.

Kejadian di atas terekam dalam simulasi menghadapi kesiapan pengamanan pelaksanaan pesta demokrasi Polres Pararalam.

Kapolres Pagaralam, AKBP Trisaksono Puspo Aji SIk didampingi Waka Polres Tri Wahyuni SH mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian giat Polres Pagaralam dalam menekan dan berupaya semaksimal mungkin agar pada saat pemilihan presiden dan wakil presiden serta DPD dan DPR bisa aman dan damai.

"Ini simulasi apa yang harus di lakukan pada saat ada kejadian darurat baik di kantor KPU dan Bawaslu dan yang pasti pada saat hari pemilihan dan sesudahnya," ujar Kapolres.

Polres selalu waspada terhadap apa yang harus dilaksanakan pada saat melakukan pengamanan terhadap para demonstran. Petugas juga harus santai dan tegas serta bisa mengontrol emosi pada saat menghadapi kegaduhan.

"Hal ini bertujuan untuk mengamankan dan menciptakan suasana kondusif dalam melaksanakan pengamanan Pilpres dan Pileg ini," katanya.(one)

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved