Dikabarkan Dua Hari Menghilang, Sulaiman Ditemukan Dalam Kondisi Tak Bernyawa

Saat ditemukan, jenazah korban yang kesehariannya tidak memiliki pekerjaan tetap ini, dalam posisi tertelungkup mengambang

Dikabarkan Dua Hari Menghilang, Sulaiman Ditemukan Dalam Kondisi Tak Bernyawa
sripoku.com/beri S
asad Sulaiman saat dilakukan evakuasi menuju mobil Ambulance. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Beri Supriyadi

SRIPOKU.COM, INDRALAYA--Setelah dua hari dikabarkan menghilang Sulaiman (55), warga Dusun II Desa Sakatiga Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir (OI), Senin siang (11/3) pukul 01.00 ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Saat ditemukan, jenazah korban yang kesehariannya tidak memiliki pekerjaan tetap ini, dalam posisi tertelungkup mengambang diatas permukaan sungai Kelekar Desa Tanjung Seteko Kecamatan Indralaya Kabupaten OI.

Menurut Kapolres OI AKBP Ghazali Ahmad SIk MH melalui Kapolsek Indralaya AKP Bambang Julianto SH terungkapnya identitas mayat berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan dalam posisi mengambang di perairan sungai Kelekar berawal dari keterangan saksi yang mengetahui kondisi terakhir korban.

Saat itu, Sabtu (9/3) korban memberitahu kapada suadaranya Abdul Rauf untuk pergi ke Desa Talang Aur Kecamatan Indralaya Kabupaten OI untuk berobat dengan berjalan kaki. Lalu, pada sore hari melihat korban tak kunjung pulang pihak keluarga mencarinya ke seputaran pasar Indralaya hingga ke Sungai Kelekar menggunakan perahu getek.

Pencarian terus dilakukan selama dua hari namun korban masih belum bisa ditemukan.

"Selanjutnya, pada Senin siang (11/3) korban ditemukan tenggelam dalam keadaan tertelungkup diatas permukaan air sungai Kelekar dalam kondisi tak bernyawa," ungkap Kapolsek Indralaya AKP Bambang Julianto SH, Senin (11/3).

Atas temuan tersebut ditambahkan Kapolsek Indralaya pihaknya langsung meluncur ke-TKP berkoordinasi bersama tim terkait untuk mengevakuasi dan membawa jasad Sulaiman menuju ke RSUD Tanjung Senai Indralaya. "Tidak ada tanda-tanda penganiayaan di tubuh jenazah.

Menurut keterangan saudaranya, bila korban semasa hidup mengidap penyakit pada bagian pernapasan," ucap Kapolsek Indralaya, seraya menyebut pihak keluarga menolak untuk divisum.

"Kini jasad korban telah diserahkan ke pihak keluarga untuk selanjutnya dimakamkan," terang AKP Bambang Julianto SH.

Penulis: Beri Supriyadi
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved