News Video Sripo

Video JPO di Jalan Jenderal Sudirman Palembang Diganti Pelican Crossing, Akhir Maret Difungsikan

Fasilitas umum bagi pejalan kaki di Jalan Jenderal Sudirman Palembang sering dikeluhkan warga, seperti prihal Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) dan z

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-– Fasilitas umum bagi pejalan kaki di Jalan Jenderal Sudirman Palembang sering dikeluhkan warga, seperti prihal Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) dan zebra cross.

Keluhan warga pun kini ditanggapi oleh pihak PT Waskita Karya selaku penanggung jawab pembangunan Light Rail Transit (LRT) Palembang, Kamis (28/2/2019).

Pimpinan Proyek Light Rail Transit (LRT) PT Waskita Karya, Mashudi Jauhari mengatakan, bahwa banyaknya keluhan masyarakat dengan tidak adanya JPO di kawasan jalan umum tempatnya pusat kendaraan melintas, seperti Jalan Jenderal Sudirman Palembang, pihaknya bakal menyediakan solusi bagi pejalan kaki.

Ilustrasi Jembatan Penyeberangan Orang. (www.boombastis.com)
Solusi bagi pejalan kaki tersebut, kata dia, bakal disediakannya Pelican Crossing untuk menggantikan JPO dengan sistem yang sudah banyak digunakan di luar negeri.

“Kita bakal menyiapkan pelican crossing atau biasa juga disebut pedestrian light controlled crossing. Jadi, penyeberangan jenis ini memberikan keleluasaan pada warga yang ingin menyeberang untuk menekan tombol dan menghidupkan lampu merah bagi pengendara yang melintas, sehngga pengendara akan berhenti di garis disediakan,” ungkap Mashudi kepada Sripoku.com, Kamis.

Menurut dia, JPO tidak mungkin lagi dibangun di sekitaran wilayah Jalan Jenderal Sudirman. Mengingat, clearance (ketingiian) JPO harus di atas 5,2 M, sedangkan tinggi LRT mencapai 6 M.

Selain itu, kata Mashudi, dibuatkannya Pelican Crossing di Jalan Jenderal Sudirman Palembang ini menggantikan JPO juga karena ramah bagi kaum difabel.

“Hari Selasa (5/3/2019) nanti kita akan bersama-sama survei lokasi dengan pihak Dishub Kota Palembang serta Lantas untuk menentukan titik mana saja yang akan dibuatkan Pelican Crossing ini serta akan disiapkan cat untuk marka jalan,” jelas dia.

"Pengerjaannya tidak membutuhkan waktu lama, karena kita beli barang yang sudah jadi, mungkin kalau tidak ada kendala akhir Bulan Maret sudah bisa beroperasi," jelas dia menambahkan.

Menurut dia, setelah dipasangnya Pelican Crossing diwilayah tersebut diharapkan pengendara bermotor bisa mematuhi rambu yang ada, mengingat warga palembang yang masih kerap kali menerobos meski lampu jalan sudah merah.

“Kita berharap budaya malu tertanam pada warga Kota Palembang, sehingga bisa mematuhi rambu dan larangan yang telah disiapkan,” jelasnya.

Sementara, Hendri warga Palembang yang menyebrang jalan di kawasan Pedestrian Sudirman Palembang, mengaku sangat kesulitan, apalagi kondisi jalan yang sedang ramai dilalui kendaraan.

“Kami harap ada fasilitas untuk pejalan kaki di kawasan ini. Karena kalau mau menyebrang harus menunggu kendaraan sepi terlebih dahulu. Karena bahaya bisa celaka kalau langsung nyeberang menerobos jalan yang sedang ramai kendaraan,” ujarnya.

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Igun Bagus Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved