Dilan Corner Tuai Pro dan Kontra Warga Bandung, Ini Kata Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil
Dilan Corner bawa pro dan kontra, masih banyak netizen mendukung. Dilan Corner bisa menjadi tempat bermanfaat dan menghasilkan hal positif.
Penulis: Feny Maulia Agustin | Editor: Sudarwan
Dilan Corner Muncul, Apa Kata Netizen?
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Terbentuknya Dilan Corner ternyata membawa pro dan kontra bagi masyarakat terutama warga Bandung.
Bahkan dengan adanya pengubahan taman menjadi sudut Dilan di Bandung membuat beberapa netizen mengatakan hal yang tak enak didengar.
Menurut Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang dikutip dari tribunnews.com, Dilan Corner bisa menjadi tempat bermanfaat dan menghasilkan hal positif.
"Tempat ini akan dipakai secara positif untuk kegiatan literasi, membaca novel, sastra atau tulisan. Inget Dilan inget kesuksesan literasi," ujar Ridwan Kamil.
Ke depannya, Ridwan Kamil menjelaskan bahwa Dilan Corner akan dipenuhi banyak meja-meja dan buku, termasuk perpustakaannya.
"Orang Indonesia kan baca buku males. Supaya kita bisa mengubah kebiasaan menjadi untuk bisa membuat tulisan. jadi kita ubah menjadi positif," katanya.
Video peresmian Dillan Corner
Meskipun berbagai tanggapan muncul, masih banyak netizen yang mendukung, terbukti dari komentar para netizen yang ada di kolom instagram pribadi Ridwan Kamil.


Seperti yang diketahui, Dilan 1991 tayang serentak di Kota Kembang tersebut.
Apalagi penayangan perdananya diberikan harga spesial yakni hanya sebesar Rp. 10.000.
Dikutip dari Kompas.com, pengumuman harga sepesial itu juga sebagai tanda apresiasi pihak produksi Max Picture, terhadap warga Bandung.
Sejak 24 Februari kemarin, Dilan 1991 sudah bisa ditonton warga Bandung.
"Tanggal 24 dipilih karena kami sudah canangkan. Ini lebih pada situasi Dilan yang lagi hype. Ada benefit nobar (nonton bareng) dengan Rp 10.000. Ini apresiasi untuk masyarakat Bandung," jelas Produser Max Picture Ody Mulya Hidayat
"Memang istimewa memperingati keberhasilan Dilan. Karena pada hari itu semua bioskop memutar film Dilan 1991," kata Ody.