Berita Palembang

Rebut Kursi DPR RI, Lucyanti Pahri Gandeng Caleg Lintas Parpol

Berbagai strategi diterapkan oleh para calon senator untuk merebut 4 kursi anggota DPD periode 2019-2024, salah satunya Ir Hj Lucianty Pahri SE

Rebut Kursi DPR RI, Lucyanti Pahri Gandeng Caleg Lintas Parpol
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Lucyanti 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Berbagai strategi diterapkan oleh para calon senator untuk merebut 4 kursi anggota DPD periode 2019-2024, salah satunya Ir Hj Lucianty Pahri SE yang tandem dengan 200-an calon anggota legislatif (caleg) dari lintas partai politik.

"Saya terbuka dengan siapa saja. Ada 200-an Caleg dari seluruh tingkatan, mulai dari tingkat DPR RI, provinsi dan kabupaten/Kota."

"Dari semua Dapil, seluruh Parpol. Seperti ada Ibu Maphilinda, Pak Iskandar Sahil, Pak Saiful Islam. Kita menyesuaikan diri menjadi bagian dari mereka."

"Saya kerjasama dengan calon legislatif. Caleg DPD primadona banyak Caleg yang menawarkan untuk tandem," ungkap Lucianty usai syukuran HUT ke-1 wahana wisata foto D'Matto Millenial Art di Jl Soekarno Hatta, Palembang.

Menurut Lucy, para caleg yang tandem dengan dirinya dari berbagai partai politik, karena sebagai calon DPD dirinya tidak boleh menjadi pengurus partai.

"Karena wilayah kami luas maka dengan tandem sebagai alternatif, adanya yang memasang alat peraga kampanye (APK) maupun yang sosialisasi secara langsung dengan mempromosikan nama kami sebagai calon," kata mantan Bendahara DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Sumsel.

Pertarungan pada pileg yang memperebutkan 4 kursi dengan 31 calon sangat ketat dan sengit, karena semua calon memiliki basis massa. Keriusan dan semangat untuk bisa duduk menjadi senator membuatnya tetap kuat untuk terus lebih dekat di lapangan.

"Yang penting kita berjuang berusaha dan berdoa, jika kita telah berjuang sepenuhnya hasilnya nanti diserahkan kepada Allah," ujar istri mantan Bupati Muba H Pahri Azhari.

Pengusaha SPBU dan Alfamart ini mengaku setiap hari dirinya terjun secara langsung tatap muka dengan rakyat, paling tidak sehari ada 3 titik yang ditemui.

"Karena wilayah Sumsel sangkat besar maka kita harus optimal dalam berkunjung ke daerah warga. Lelah bisa dikalahkan oleh semangat. Ada prinsip seriuslah dalam pencalegan," katanya.

Dengan sosialisasi ini maka masyarakat dapat mengetahui apa yang menjadi visi misi dari calon. Kalau tidak sosialisasi maka masyarakat tidak akan tahu apa yang ditawarkan oleh calon kepada masyarakat.

"Kampanye yang paling berkesan itu tatap muka langsung. Visi misi. Mereka tidak mau milih kucing dalam karung. Kalau cuma lihat foto beda dengan ketemu secara fisik. Bertatap muka langsung itu yang lebih baik. Persaingannya ketat. Saya harus percaya diri. Saya nyalon harus punya keyakinan. Kalau kurang banyak, saya berusaha sebanyak-banyaknya," pungkas mantan anggota Fraksi PAN DPRD Sumsel. 

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved