News Video Sripo

Video Sukses Lakukan Aksi Jambret di Jakabaring, Akbar Diciduk Petugas Saat Asyik Nongkrong

Mengaku tak ada pekerjaan, membuat Akbar (22), warga Jalan Kapten Abdulah Lorong Cendrawasih Kelurahan Plaju Ilir Kecamatan Plaju, Palembang, nekat

Laporan Wartawan Sripoku.com, Andi Wijaya

SRIPOKU,PALEMBANG -- Mengaku tak ada pekerjaan, membuat Akbar (22), warga Jalan Kapten Abdulah Lorong Cendrawasih Kelurahan Plaju Ilir Kecamatan Plaju, Palembang, nekat melakukan aksi jambret di kawasan bank Sumsel Jakabaring.

Namun apesnya usai aksinya, pada Senin (4/1), sekitar pukul 21.00, akbar pun ditangkap petugas Pidum (Pidana Umum) Polresta Palembang, saat asik nongkrong dikawasan Plaju.

Informasi yang dihimpun, aksi jambret yang dilakukan Akbar terjadi di Jalan Gub H Bastari tepatnya depan Bank SumselBabel Kel 8 Ulu Kecamatan SU IPalembang.

Dimana saat korban Resti Mayang (23) warga Tahun Jalan DI Panjaitan Lorong Sinar Ladang Kecamatan SU II
Palembang, sedang mengendarai sepeda motor dengan posisi korban dibonceng oleh temanya.

Lalu, datang pelaku Akbar (Tertangkap) dan YG (DPO) langsung memepet dari sebelah kanan dan langsung merampas 1 (Satu) buah tas warna putih yang berisikan 1 (Satu) unit hp merk Vivo type V7 warna hitam, 1
(Satu) lembar KTP an Korban dan 1 (Satu) lembar ATM Bank BCA dan uang sebesar Rp.20 ribu. Atas kejadian itu korban pun melapor ke Polresta Palembang.

" pelaku ditangkap atas laporan korban, setelah keberadaan pelaku berhasil diendus.

Sedangkan satu pelakunya masih buron. Namun namanya sudah kita kantongi," Ungkap Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, melalui Waksat Reskrim AKP Ginanjar Aliya Sukmana, Selasa (5/1),
Lanjut Ginajar selain mengamankan pelaku, pihak juga mengamankan barang bukti, berupa, 1 Lembar KTP An.Korban dan 1 (Satu) Lembar ATM Bank SumselBabel An Korban, yang saat itu ada dalam tas korban saat
dijambret pelaku," atas ulahnya pelaku akan dijerat pasal 365 KUHP, dengan ancaman penjara 5 tahun," tegasnya.

Sedangkan, Akbar ketika ditemui di piket reskrim mengaku perbuatanya," saya terpaksa pak melakukan aksi ini lantaran tak ada pekerjaan.

Saat melakukan aksi kemarin kami sudah dua kali. Pertama kami gagal beraksi dan keduanya berhasil.

Lokasi disitu juga pak depan bank sumsel babel, jakabaring," ungkapnya.

Lanjutnya, Hp dari aksi jambret itu dijual, " kami jual di kawasan plaju Rp 1 juta, uangnya kami bagi dua, 500 ribu. Uang pun sudah habis pak untuk saya jajan," katanya menyesal.

Penulis: Andi Wijaya
Editor: Igun Bagus Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved