Berita Musi Banyuasin

Herman Warga Lawang Wetan Musi Banyuasin Ditemukan Tewas dengan Wajah Penuh Luka

Masyarakat Desa Pajering Kecamatan Lawang Wetan Kabupaten Musi Banyuasin digemparkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki penuh luka

Herman Warga Lawang Wetan Musi Banyuasin Ditemukan Tewas dengan Wajah Penuh Luka
SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI
Tim identifikasi Polres Muba pada saat melakukan olah TKP terhadap jasad Herman. 

Laporan wartawan sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU -- Masyarakat Desa Pajering Kecamatan Lawang Wetan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) digemparkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki penuh luka, di Jembatan 10 Dusun 3 Desa Pajering Kecamatan Lawang Wetan Selasa (5/2/19) sekitar pukul 12.30 WIB.

Diketahui mayat laki-laki tersebut atas nama Herman (40) warga Talang 1 Desa Karang Ringin Kecamatan Lawang Wetan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, mayat laki-laki tersebut ditemukan oleh masyarakat sekitar yang saat itu tengah melintas untuk berkebun.

Dari kejauhan ia melihat seseorang tergeletak di tanah, setelah didekati ternyata mayat laki-laki dengan muka penuh luka.

Warga yang menemukan jasad tersebut langsung melaporkan penenumuan mayat tersebut kepada Kadus 3 Desa Rantau Kasih, diketahui mayat tersebut bernama Herman yang sehari-hari berprofesi molot minyak atau menyaring minyak.

Jalan Berlubang dan Tergenang Air di KM 35 Indralaya-Kayuagung Membahayakan Pengendara

Perayaan Imlek 2570 di Kelenteng Dewi Kwan Im Palembang. Ini Tahapan Ritual Sembahyangnya

Pengemis Datang Lebih Awal Harapkan Angpao dari Jemaat Vihara. Rezeki di Tahun Baru Imlek

Kemudian warga langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Babat Toman.

"Saya melihat dari jauh ada sesosok pria tergeletak setelah didekati sudah meninggal dunia. Saat itu saya mau pergi ke kebun untuk menyadap karet," ujar Pendrika masyarakat sekitar yang saat itu melintas.

Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti SE MM, melalui Kapolsek Babat Toman AKP Ali Rojikin membenarkan prihal penemuan sesosok mayat laki-laki yang tergeletak penuh luka di pinggir jalan. Korban ditemukan oleh masyarakat sekitar ketika kendak menyadap karet.

"Sementara ini kita belum bisa menyimpulkan mengenai kematian korban, namun dugaan sementara korban diduga dibunuh karena mengalami luka pada bagian kepala belakang bagian mulut lebam dan pada tubuh bagian kanan luka lebam. Saat ini korban sudah dievakuasi dan pihak kita telah melakukan olah TKP,"jelasnya. (cr13)

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved