Berita Ogan Ilir

Jalan Berlubang dan Tergenang Air di KM 35 Indralaya-Kayuagung Membahayakan Pengendara

Jalan berlubang tergenang air di KM 35 Indralaya-Kayuagung membahayakan pengendara roda dua dan sering terjadi kemacetan.

Jalan Berlubang dan Tergenang Air di KM 35 Indralaya-Kayuagung Membahayakan Pengendara
SRIPOKU.COM/BERI SUPRIYADI
Akibat guyuran hujan deras menyebabkan badan jalan negara dititik kilometer 35 Indralaya-Kayuagung Kabupaten Ogan Ilir tergenang air. 

Laporan wartawan sripoku.com, Beri Supriyadi

SRIPOKU.COM, INDRALAYA--Hujan deras mengguyur wilayah Sumsel dan sekitarnya yang terjadi pada Senin (4/2) pukul 04.00 dinihari hingga Selasa siang (5/2) di Kabupaten Ogan Ilir (OI) menyebabkan badan jalan negara di titik kilometer 35 Indralaya-Kayuagung tergenang air.

Kondisi tersebut sangat membahayakan bagi pengendara roda dua maupun roda empat yang kebetulan melintas, apalagi pada malam hari.

Tak jarang akibat kondisi badan jalan berlubang tergenang air itu, menyebabkan pengendara roda dua terpeleset karena mereka tidak mengira bila badan yang berlebar lebih kurang dua meter dengan panjang satu meter itu dalam kondisi licin dan berair. 

Dikatakan Yadi (30), seorang pengendara yang kebetulan melintas mengatakan, bila kondisi bahu jalan berlumpur dititik kilometer 37 Indralaya-Kayuagung tersebut, sudah berlangsung sejak lebih dari satu bulan yang lalu sampai dengan saat ini kondisinya kian parah.

Perayaan Imlek 2570 di Kelenteng Dewi Kwan Im Palembang. Ini Tahapan Ritual Sembahyangnya

Pengemis Datang Lebih Awal Harapkan Angpao dari Jemaat Vihara. Rezeki di Tahun Baru Imlek

Tak Banyak yang Tahu, Anak Sule Pacari Aktor Tampan Ini, Sang Pacar Intens Bagikan Momen Romantis

Hingga saat ini belum ada pihak terkait melakukan upaya perbaikan.

"Ya, paling tidak dilakukan penimbunan menggunakan material batu agregat supaya badan jalan yang tadinya berlubang. Sehingga menjadi rata," harapnya. 

Senada juga dikeluhkan Medi (25) seorang sopir angkot mengaku kesal apabila setiap angkot yang disopirinya hendak melintasi titik bahu jalan tersebut. 

Pasalnya selain terdapat genangan air di lokasi tersebut kerapkali terjadi penumpukkan kendaraan hingga menimbulkan kemacetan panjang mengingat jaraknya sangat berdekatan dengan pasar Indralaya.

"Kalau kondisi jalan sedang macet, saya terpaksa menerobos jalan berlubang tersebut. Kendati berbahaya namun kesannya dipaksakan agar tidak terjebak macet," katanya. 

Berdasarkan pantauan di lokasi, Selasa (5/2) kondisi badan jalan yang berlumpur dan licin tersebut, diduga hanya ditimbun menggunakan timbunan tanah merah tanpa dilapisi bebatuan kerikil atau material agregat. Sehingga, apabila hujan deras badan jalan yang tadinya sempat diperbaiki kembali berlubang dan tergenang air.

Penulis: Beri Supriyadi
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved