News Video Sripo

Video Pengakuan Bandar Sabu, Rudi Dikendalikan Seorang Napi Lapas Merah Mata

Polda Sumsel kembali berhasil menggagalkan peredaran sabu seberat 3 kilogram yang masuk ke Palembang.

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Polda Sumsel kembali berhasil menggagalkan peredaran sabu seberat 3 kilogram yang masuk ke Palembang.

Rudi (35) berhasil diamankan beserta barang bukti saat akan membawa sabu pemberian seseorang yang masih dalam pengejaran.

Saat ditangkap Rudy tidak bisa berkutik karena ditangannya ditemukan barang bukti sabu.

Dirinya, mengaku mendapat perintah dari seorang di dalam lapas merah mato Palembang.

"Aku dapat perintah dari Iwan Kinjeng (Napi Merah Mato) Dia bilang bisa nggak nolong kakak, nanti ada lah bagian untuk kau. Aku sanggupi, terus dibilang nanti ada yang hubungi," ujarnya Rudy saat di Mapolda Sumsel, Senin (4/1/2019).

Penangkapan terhadap korban terjadi pada tanggal 30 Januari 2019. Rudy yang mendapat perintah langsung bergerak ke minimarket yang berada di bilangan perumahan Citra Grand City Palembang.

"Saya ketemuan sama orang yang tidak dikenal. Karena cuma berhubungan lewat telpon atas perintah Iwan Kinjeng. Sesampainya di sana, saya ketemu dengan orang yang bawa sabu. Mobilnya HRV warna hitam plat BH dari Jambi," ujarnya.

= = =

Saat menerima sabu tersebut dirinya berpisah, dan tidak Lama ditangkap oleh pihak Direktorat Narkoba Polda Sumsel pimpinan AKBP Yoga Baskara.

"Cuma disuruh begitu saja dan akhirnya ditangkap. Saya sudah dari 2016 jadi penerima dan pengantar sabu. Ini yang kedua kalinya," ungkapnya.

Sementara, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Didampingi Dirnarkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Farman, dalam rilis sabu di Polda Sumsel mengatakan peredaran narkoba tersebut berawal dari informasi masyarakat.

Halaman
12
Penulis: Rangga Erfizal
Editor: Igun Bagus Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved