Berita Palembang

Mahasiswa Unsri Soroti Isu Negara Timur Tengah, Datangkan Dr Ali Husen Sadiq Almomen

Berbagai isu negara Islam terutama bagian timur tengah menjadi pembahasan menarik dalam perkuliahan umum mahasiswa Unsri dengan tema General Lecture

Mahasiswa Unsri Soroti Isu Negara Timur Tengah, Datangkan Dr Ali Husen Sadiq Almomen
SRIPOKU.COM/YULIANI
President of the center for Arab East Stuides, Dr Ali Husen Sadiq Almomen saat menandatangi kerjasama dengan pihak Unsri dalam kuliah umum di Hall Fakultas Hukum Tower 8 Fak Hukum Unsri Kampus Palembang, Senin (28/1/2019) 

Laporan wartawan Sripoku.com, Yuliani

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Berbagai isu negara Islam terutama bagian timur tengah menjadi pembahasan menarik dalam perkuliahan umum mahasiswa Unsri dengan tema General Lecture the Republic Irak Legal's system.

Maka itu, pihak Unsri sendiri mendatangkan langsung President of the center for Arab East Stuides, Dr. Ali Husen Sadiq Almomen.

Dalam paparannya di hadapan mahasiswa dan dosen, Dr. Ali mengatakan bahwa negara Islam saat ini tengah menghadapi tantangan serius dalam bersaing dengan daerah maju lain di dunia.

Salah satunya adalah masalah minyak bumi.

Koko Gunawan Thamrin Berikan Reward Puluhan Karyawannya yang Berprestasi, Liburan ke Tiga Negara

Coba Kelabui Petugas, Pria Ini Simpan Narkoba Sabu-sabu di Plat Sepeda Motor

Naik Motor Rasa Naik Kuda, Warga Pedamaran OKI Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan

"Padahal minyak bumi di timur tengah mendominasi, jumlahnya mencapai 75 persen dari produksi dunia. Seharusnya negara Islam bisa menghasilkan perekonomian yang cukup tinggi asal bisa dikelola dengan baik," ujarnya dalam kuliah umum di Hall Fakultas Hukum Tower 8 Fak Hukum Unsri Kampus Palembang, Senin (28/1/2019).

Maka itu menurutnya permasalahan yang timbul adalah pembangunan SDM karena ada keterbelakangan dalam bidang industri dan pertanian.

"Negara Islam membutuhkan teknologi dan industri modern. Tapi yang jadi permasalahan dunia maju tidak mau memberikannya. Maka itu kita harus berusaha untuk menciptakan inovasi agar bisa mengelola SDA dengan maksimal," urainya.

Wisata Sejarah ke Monpera Palembang, Tambah Pengetahuan dan Bisa Foto Sejajar dengan Jembatan Ampera

Ombudsman Panggil Dishub Palembang, Diduga Maladministrasi Terkait Larangan Parkir Jalan Sudirman

Cerita Kapolsek Saat Patroli Bertemu Petani Jadi Guru Ngaji Sukarela, Lalu Hal Ini yang Dilakukannya

Ia pun sempat menyinggung permasalahan sistem pemerintahan dalam negara Islam yang tidak cukup demokratis.

Alasannya karena biasanya sering terjadi kudeta dan pemilik kekuasaan banyak melakukan kecurangan.

"Sehingga ini tidak menggambarkan bahwa negara Islam ini tidak memiliki sistem demokrasi yang utuh dan dikehendaki masyarakatnya. Kita harus berbenah, agar negara Islam bisa unggul dari negara lain harus dimulai dari sistem pemerintahannya," tegasnya.

Penulis: Yuliani
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved