Berita Palembang

Ihsan Dikenal Sebagai Konsultan PLN Ditemukan Membusuk di Rumah Kostnya Jl Dwikora I Palembang

Ihsan (43) asal Magelang Jawa Tengah sudah 5 tahun ngekost di Jalan Dwikora I Sei Pangeran Palembang ditemukan menjadi mayat di kostnya.

Ihsan Dikenal Sebagai Konsultan PLN Ditemukan Membusuk di Rumah Kostnya Jl Dwikora I Palembang
SRIPOKU.COM/Pemberian Netizen
Jenazah Ihsan (43) siap dibawa ke RS Bhayangkara untuk diperiksa usai ditemukan meninggal dunia di rumah kostnya, Kamis (10/1) 

Laporan wartawan sripoku.com, Rangga Erfizal

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Bau busuk menyengat terasa mengganggu penciuman saat melintas di Kost Hazana di jalan Dwikora 1 kelurahan Sei pangeran, Kecamatan IT 1 Palembang, Kamis (10/1).

Bau busuk tersebut pertama kali diketahui oleh pemilik kost, Adam (43).

Menurutnya, bau tersebut sangat menyengat dari lantai 2 kost. Adam yang curiga mencoba naik ke atas untuk mengecek asal bau tersebut.

Betapa kagetnya dia mendapati Ihsan (43) yang merupakan penghuni kost tersebut.

"Kami gedor - gedor pintu kamarnya tidak ada jawaban, lalu kami dobrak rupanya pak Ihsan sudah meninggal dunia di depan pintu," ujar pemilik Kos, Kamis (10/1).

Setelah Ada Komitmen KONI Sumsel untuk Membayar Tunggakan, PT JSC Buka Kembali Gembok Venue

Hartono Ruslan Tetap Setia Bersama Sriwijaya FC Meskipun Harus di Liga 2

Ledakan Gardu Induk PLN di Bungaran Disebabkan Tali Layangan

Dari hasil penelusuran, terakhir dirinya bertemu dengan Ihsan Senin pagi, saat itu kondisinya baik baik saja dan tidak ada tanda yang aneh dari Ihsan.

"Ihsan ini kalau asli dari Magelang, Jawa Tengah dia ngekos disini sudah lima tahun lebih memang dia sendiri ngekosnya. Kalau sehari hari dia bekerja sebagai konsultan di PLN," ujarnya.

Kanit Reskrim Polsek Ilir Timur I Ipda Abdul Wahab mengatakan korban atas nama Ihsan ditemukan di dalam kamar kostnya Kamis sore oleh pemilik kost.

Saat itu korban tidak terlihat selama dua hari. Berdasarkan olah TKP ditubuhnya tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Dugaan sementara korban meninggal dunia karena sakit yang dideritanya.

"Namun untuk memastikan penyebabnya, jasadnya kami bawa ke rumah sakit Bhayangkara Palembang untuk dilakukan outopsi," jelasnya. (mg2)

Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved