Berita Palembang

Satu Tablet Berisi Beberapa Pelajaran. Penerapan E-Book di KBM Disdik Sumsel Segera Terwujud

Rencana Disdik Sumsel untuk menerapkan sistem E-Book dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), segera terealisasi.

Satu Tablet Berisi Beberapa Pelajaran. Penerapan E-Book di KBM Disdik Sumsel Segera Terwujud
SRIPOKU.COM/YULIANI
Beberapa siswa SMKN 5 Palembang menggunakan android saat mengikuti ujian beberapa waktu lalu. 

Laporan wartawan sripoku.com, Yuliani

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --Rencana Disdik Sumsel untuk menerapkan sistem E-Book dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), segera terealisasi. Wacana ini juga sudah didukung oleh Pemprov Sumsel agar siswa dapat memanfaatkan kecanggihan teknologi dengan baik.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sumsel, Drs H Widodo MPd mengatakan, saat ini ada pihak yang akan menyediakan tablet untuk sekolah, yaitu Hj Asmawati sebagai langkah awal penerapan E-Book.

"Beliau saat ini mencari anggaran untuk menyediakan tablet. Dalam 1 tablet ada beberapa buku yang wajib siswa punya, sehingga nantinya siswa bisa mengakses buku tersebut," ujarnya, Kamis (3/1/2019).

Widodo pun sangat meyakini jika teknologi sudah sangat familiar atau akrab bagi siswa. Untuk itulah, dari sisi SDM, penerapan sistem digital dalam proses belajar tidak akan mendapatkan hambatan yang cukup berarti.

“E-Book itu yang akan memotong rantai kemajuan proses KBM dari konvensional ke digital. Dari sisi proses KBM ini akan terjadi lompatan proses, dari sisi harga E-Book 80% lebih murah dari harga buku reguler,” jelasnya.

Sementara itu, beberapa sekolah juga sudah mulai beralih pada sistem digital mulai dari rancangan pembelajaran hingga ujian.

Ucok Ingin Pertahankan Esteban Tapi Nasibnya Sendiri Sebagai Manajer Belum Jelas

Pembahasan Pemain dan Manajemen Sriwjaya FC Tunggu Pelaksanaan RUPS

Kapolres OKI Lepas Pengiriman Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Tsunami Banten dan Lampung

Seperti dilakukan SMK Negeri 5 Palembang, sekolah kejuruan ini sudah menyelenggarakan ujian berbasis android pada dua semester yang lalu.

Alasannya tak lain karena biaya yang dikeluarkan dalam penyelenggaraan ujian lebih efisien dibanding kertas.

“Untuk sistem android ini merupakan salah satu kecanggihan teknologi juga, karena selama ini ujian hanya on paper (kertas), maka kita mencoba untuk mengajari peserta didik untuk memanfaatkan teknologi seperti Android mereka,” ujar Kepala SMKN 5 Palembang, Drs. H. Zulfikri, M.Pd.

Sistem penggunaan Android ini menurutnya bisa menjadi media untuk memperkenalkan siswa terhadap alat teknologi.

“Kita merasa semua menjadi efisien dan efektif, ujiannya jadi tidak harus membutuhkan tenaga kerja untuk mengoreksi hasil ujian mereka karena semua sudah terakumulasi dengan sendirinya, berapa skor atau jumlah yang mereka dapat,” jelasnya. (Yuliani)

Penulis: Yuliani
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved