Tutup Lebih Awal Karena Jadi Wisata Malam, Pedagang Pakaian Lr Basah Hanya Bisa Istiqomah

Sudah Setahun lorong basah dijadikan tempat wisata dimalam hari, yang semula hanya untuk tempat berdagang pakaian dari pagi hingga sore. Kini, sudah m

Tutup Lebih Awal Karena Jadi Wisata Malam, Pedagang Pakaian Lr Basah Hanya Bisa Istiqomah
SRIPOKU.COM/wahyu K
Kondisi - Lorong Basah saat siang hari yang padat ramai oleh pembeli dan pedagang yang ada, Jumat (7/12). 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Wahyu Kurniawan 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Sudah Setahun lorong basah dijadikan tempat wisata dimalam hari, yang semula hanya untuk tempat berdagang pakaian dari pagi hingga sore. Kini, sudah menjdi tempat masyarakat mencari makan dimalam hari.

Di siang hari para pedagang sudah terbiasa dengan aktifitas tutup lebih awal, pantauan Sripo dilapangan, Jumat (7/12). Para pedagang masih saja dibanjiri oleh pelanggan yang berdatangan. Tak elak los-los pedagang sesak karena pembeli yang sedang tawar-menawar.

Fasilitas yang ada dilorong basah saat siang hari pun masih bagus, mulai dari keramik hingga atap maupun saluran air masih baik dan fungsinya tidak rusak.

Suasana Lorong Basah Night Culinary (LBNC) mengalami banyak perubahan mulai dari parkir liar hingga tenant pedagang yang saat ini disediakan oleh Dinas Pariwisata untuk menarik minat pedagang dan pengunjung.

Suasana Lorong Basah Night Culinary (LBNC) mengalami banyak perubahan mulai dari parkir liar hingga tenant

pedagang yang saat ini disediakan oleh Dinas Pariwisata untuk menarik minat pedagang dan pengunjung. (SRIPOKU.COM/RANGGA ERFIZAL)

Semula pedagang keberatan dengan adanya peraturan bahwa pedagang pakaian harus tutup lebih cepat, tapi lama kelamaan hal itu menjadi biasa dan rejeki tetap saja datang.

Sayang Nusantara, John Maynard Gowes Naik Turun Gunung dari Sabang-Marauke

Kisah Tukang Cuci Mobil Jadi Pengusaha Sukses hingga Punya 16 Mobil Mewah Tapi Tak Punya Rumah

Berita Palembang: Lorong Basah Night Culinary Semakin Manjakan Pengunjung, Parkin Dijamin Aman

Suasana malam lorong basah night kuliner 

Seperti yang dikatakan oleh, Uda Amir salah seorang pedagang pakaian mengatakan. Awalnya memang sedikit susah untuk menutup lebih awal, karena disuruh tutup saat pembeli sedang ramai-ramainya.

“Kalau ramai gak ramai sih relatif, yang penting kita terus berdagang untuk keluarga,” Jelasnya saat ditemui.

Lanjutnya lagi, menjelang akhir tahun ini moment yang pas untuk berjualan dengan strategi memberikan potongan harga untuk para pembeli yang ingin berbelanja.

“Momentum akhir tahun kesempatan untuk mengaet pembeli,” Ujarnya. (mg4)

====

Penulis: Wahyu Kurniawan
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved