Anak Korban Pembunuhan Sadis Oleh Oknum TNI Ungkap Kronologi Penembakan Oknum TNI

Anak Faisal yakni Deni (21) mengaku sebelum kejadian ayahnya berniat untuk tidur siang serta memakai sarung.

Anak Korban Pembunuhan Sadis Oleh Oknum TNI Ungkap Kronologi Penembakan Oknum TNI
TRIBUN SUMSEL.COM/EDISON
Korban pembunuhan di Kelurahan Gunung Ibul Barat Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih, Kamis (6/12/2018) sekitar pukul 13.30. 

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH -- Anak Faisal yakni Deni (21) mengaku sebelum kejadian ayahnya berniat untuk tidur siang serta memakai sarung.

Namun datang tiga tamu diketahui Zainal, Luken dan warga inisial C.

"Papa awalnya nak tidok siang tapi Enal (Zainal-red) samo Luken datang dengan C, selain itu ado jugo sikok di mobil dak diketahui," ujar Deni kepada polisi.

"Papa mau tidur siang, tapi Enal sama Luken datang dengan C, selain itu ada satu (orang) di dalam mobil tapi tidak tahu identitasnya,"

Menurut Deni, Zainal dan Faisal di tembak di tempat duduk.

Sementara Luken hendak lari namun dikejar lalu ditembak dibelakang kepala.

"Kalau Enal sama Papa langsung ditembak di tempat duduk, Luken sudah kabur tapi dikejar dan langsung ditembak makanya beda tempat," jelasnya.

Deni menuturkan, pelaku penembakan diduga inisial C.

Sebab C yang datang ke rumah orang tuanya di Jalan Aore Kelurahan Gunung Ibul Barat Kecamatan Prabumulih Timur sudah marah-marah.

"C datang langsung marah-marah dan langsung tembak kepala ayah," tambahnya.

Halaman
1234
Editor: Siti Olisa
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved