Berita Empatlawang

Diduga Karena Pembagian Beras Rastra, Warga Talang Padang Empatlawang Pecahkan Kaca Kantor Camat

Diduga tidak kebagian dan tidak mendapatkan penjelasan yang memuaskan, warga pecahkan kaca bagian depan kantor camat.

Diduga Karena Pembagian Beras Rastra, Warga Talang Padang Empatlawang Pecahkan Kaca Kantor Camat
SRIPOKU.COM/AWIJAYA
Kaca kantor Camat Talangpadang pecah pasca pengrusakan oleh sejumlah warga, Rabu (21/11/2018) 

Laporan wartawan Sripoku.com, A Wijaya

SRIPOKU. COM, EMPATLAWANG -- Warga Talang Padang Empatlawang mendatangi kantor camat Talang Padang untuk mempertanyakan masalah beras sejahtera.

Diduga tidak kebagian dan tidak mendapatkan penjelasan yang memuaskan, warga pecahkan kaca bagian depan kantor camat.

Akibatnya kaca kantor camat ini pecah berhamburan. 

Menurut informasi perusakan dilakukan sejumlah warga. Mereka memecahkan kaca bagian pintu utama, dan kaca jenderal ruangan Kantor Camat Talang Padang. 

Baca: Lucunya Gempita Noura Anak Gisel dan Gading Marten Bikin Gemes, Inilah yang Bikin Gibran Sedih

Sebelumnya kejadian sejumlah warga datang ke kantor camat tersebut hendak mempertanyakan pembagian rastra atau raskin di desa mereka. 

Kasi Ekobang, Kecamatan Talangpadang, Robi Pales mengatakan, saat kejadian, ia tidak ada di kantor karena menghadiri hajatan. Ia diberi kabar setelah mendapat telepon usai kejadian tersebut. 

"Menurut staf, warga yang datang berjumlah sekitar 20 orang, bawa senjata tajam. Mereka keliling di kantor lalu merusakan kantor camat. Sekitar setengah jam mereka di kantor camat," kata Robi,  Rabu (21/11/2018)

Baca: Targetkan PAD Rp 1.5 Triliun Pada 2019, Kesehatan & Pendidikan Masih Jadi Program Prioritas

Dijelaskan Robi, kedatangan warga tersebut menanyakan rastra. Menurut mereka rastra disalah satu desa diduga tidak sesuai data dan ada yang tidak wajar mendapatkan rasta itu.

Kapolsek Talangpadang, AKP Hari ketika dikonfirmasi menjelaskan, kejadian tersebut hanya salah paham mengenai rastra.

"Kondisi sekarang sudah kondusif, sebagian warga sudah dibawa ke Mapolres untuk dimintai keterangan," jelasnya.

Penulis: Awijaya
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved