Berita Banyuasin

Diduga Belum Mengerti Fungsi Instalasi Pembuangan Limbah, Masyarakat Tolak Pembangunan

Rencana pemerintah pusat untuk membangun sanitasi di sungai tepatnya di RT 5 Kelurahan Setrio Kecamatan Banyuasin III

Diduga Belum Mengerti Fungsi Instalasi Pembuangan Limbah, Masyarakat Tolak Pembangunan
SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH
Herianto Ketua RT 5 Kelurahan Setrio Kecamatan Banyuasin III menunjukan lokasi tempat rencana akan dibangun sanitasi, Jumat (9/11/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com Alan Nopriansyah

SRIPOKU.COM, BANYUASIN -- Rencana pemerintah pusat untuk membangun sanitasi berupa instalasi pembuangan rumah tangga di sungai tepatnya di RT 5 Kelurahan Setrio Kecamatan Banyuasin III dikhawatirkan warga yang bermukim di sekitar lokasi.

Pembangunan ini dianggap menganggu kenyamanan tempat tinggal dan kesehatan mereka sebab lokasi bangunan terlalu dekat dengan pemukiman penduduk.

Bahkan puluhan warga mengaku menolak, hal itu diungkapkan Herianto Ketua RT 5 Kelurahan Setrio Kecamatan Banyuasin III.

Penolakan ini dilatarbelakangi peruntukan sanitasi ini sebagai pembuangan seluruh limbah rumah tangga. Masyarakat khawatir akan mencemari air sungai dan baunya kemana-mana.

"Kami (warga) yang tinggal di RT 4, 5 dan 7 Kelurahan Sterio sudah sepakat menolak adanya pembangunan Sanitasi tersebut. Apalagi dalam bentuk proyek yang biasanya dikerjakan asal jadi saja sehingga tidak kuat dan tahan lama," ujar Herianto kepada Sripoku.com, Jumat (9/11/2018).

Heri mengaku lokasi pembangunan sanitasi ini tidak tepat, masih ada warga lain yang membutuhkan. Sebab, kesadaran warga yang tinggal di sini dalam pembuang limbah rumah tangga sudah cukup baik.

"Hampir tidak ada warga di sini yang membuang limbah atau kotoran di sungai, mereka rata-rata sudah memiliki seftictank sehingga lokasi yang dipilih kurang tepat,"jelasnya.

Menanggapi hal itu, Camat Banyuasin Yuni Kharyani mengatakan santitasi ini proyek APBN 2018, ada dua kelurahan yakni Pangkalan Balai dan Setrio yang mendapat bantuan bangunan sanitasi.

Sebenarnya sanitasi ini sangat berguna bagi kesehatan masyarakat karena pembuangan limbah rumah tangga diolah lagi menjadi sesuatu yang bermanfaat.

"Masyarakat seharusnya beruntung adanya pembangunan sanitasi ini karena sangat baik bagi kesehatan dan lingkungan mereka, nanti limbah diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat," katanya.

Adanya penolakan warga ini, dirinya menyalahkan instansi terkait, seharusnya mereka melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat sehingga tidak ada salah paham.

"Sayang sekali mereka tidak ada koordinasi dengan kami, soalnya hanya pihak kelurahan yang diajak jadi mereka dan saya belum tahu persis pembangunan sanitasi tersebut," pungkasnya.

Penulis: Alan Nopriansyah
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved