News Video Sripo

Lakukan Tindak Asusila di WC Sekolah Dasar, Johan Babak Belur Dihajar Massa

Pelaku cabul ini babak belur, lantaran dihajar warga yang kesal melihat aksinya, sudah mencabuli anak

Laporan wartawan Sripoku.com, Andika Wijaya

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Johan (46) warga Jalan Kemang Manis Lorong Pepaya Kelurahan Kemang Manis Kecamatan IB I, Palembang ini, nyaris tewas dihajar massa.

Pelaku cabul ini babak belur, lantaran dihajar warga yang kesal melihat aksinya, sudah mencabuli anak-anak SD, Selasa (6/11/2018).

Ditangkapnya, Johan berawal saat korban yakni DN (6), seorang siswi SD kelas 1 di Kota Palembang, di kawasan Bukit ini, bercerita dengan bapaknya yakni AL (43), bahwa dirinya sudah menjadi korban cabul yang dilakukan pelaku pada Senin (5/11/2018), sekitar pukul 06.30, di dalam kamar mandi sekolah korban.

Tak terima mengetahui hal tersebut, membuat AL langsung berkoordinasi dengan pihak sekolah dan langsung mengintai keberadaan pelaku di depan sekolah anaknya.

Alhasil, ketika pelaku hendak melakukan aksinya kembali di sekolah korban, tak banyak cerita melihat pelaku, keluarga korban, warga yang mengetahu kejadian itu dan pihak sekolah, langsung menangkap pelaku.

Karena geram dengan aksi pelaku, pelaku nyaris tewas jadi bulan-bulanan warga. Namun beruntung ada petugas Polresta Palembang yang sedang melakukan mobile, melihat pelaku dihakimi Johan pun langsung digiring ke Polresta.

Ketika ditemui di ruang PPA, Palembang, Johan hanya bisa menutupi muka karena malu. "Saya khilaf pak melakukan ini. Ini lantaran setiap saya minta dengan istri saya, istri saya tak mau kasih," ungkap Johan.

Saat melakukan aksi, lanjut Johan, dirinya datang ke lokasi pura-pura mengantar anak. Lalu melihat korban cantik, timbullah niat korban untuk melakukan aksi cabul itu,"setelah korban diantar orang tua, saya langsung mendekati korban saya berpura-pura nanya kamar mandi dimana," katanya.

Setelah korban menunjukan kamar mandi dan mengantar pelaku, sambung Johan, saat itu dirinya mencabuli korban.

Sementara, Kasat Reskri Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara, dan Wakasat Reskrim AKP Ginanjar melalui Kanit PPA, Ipda Henny Kritianingsih membenarkan anggota sudah mengamankan pelaku cabul terhadap anak di bawah umur yang diketahui diamuk massa

"Hingga kini pelaku masih diperiksa atas ulah dan perbuatannya. Dari pengakuan pelaku dirinya sudah mencabuli anak dibawah umur sebanyak 4 orang," ungkapnya.

Henny mengatakan, atas ulahnya pelaku akan dijerat undang-undang perlindungan anak diancam kurungan penjara di 5 tahun.

====

Penulis: Andi Wijaya
Editor: Igun Bagus Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved