News Video Sripo

Bocah 3 Tahun Babak Belur Hingga Patah Kaki Diduga Dianiaya Bapak Tiri

Tragis dialami M Rizi Fauzan, bocah berumur 3 Tahun ini, lantaran dirinya harus mengalami patah kaki sebelah kiri

Laporan Wartawan Sripoku.com, Reigen Riangga

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -Tragis dialami M Rizi Fauzan, bocah berumur 3 Tahun ini, lantaran dirinya harus mengalami patah kaki sebelah kiri dan luka lebam diwajah akibat diduga dianiaya bapak tirinya bernisial H.

Tak terima dengan apa yang dialami anaknya, ibu kandung korban Rizi, Febi Adela (21), pun melaporkan kejadian ini ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang dan berharap suaminya ditangkap.

Dihadapan petugas piket pengaduan, Febi menuturkan, dirinya tidak tahu jika akibat penganiayan yang dilakukan suaminya, kami anaknya patah sekitar pukul 12.00 WIB.

Dimana peristiwa ini terjadi berawal saat anaknya hendak buang air besar (BAB) dan dibersihkan oleh H.

"Kami sering cek-cok dan ribut pak. Karena saya tak mau ribut-ribut,
jadi saya keluar meninggalkan rumah sebentar.

Nah pas pulang anaknya saya ini mau BAB, saya mau bersihkan, tapi anak saya tidak bisa berdiri dan terlihat trouma," ungkapnya kepada petugas, Senin (29/19/2018) malam.

Nengetahui hal itu, Febi pun langsung menanyakan peristiwa yang dialami anaknya kepada terlapor. Namun bukan perlakukan dan jawaban baik diterima Febi, Terlapor malah menuduh Febi penyebab yang menimpa sang anak.

"Saya nanya baik-baik pak. Namun dia malah menuduh saya mematahkan
kaki anak saya. Lalu saya menyuruh untuk diurut saja, dia jawab tak ada uang urut sendiri saja. Karena kasihan dengen Riki, saat itu saya meminjam uang ke tetangga, untuk urut," bebernya.

Ketika ditanya soal luka lebam di wajah Riki, Febi mengatakan, diketahui pada Jumat (26/10/2018), kemarin.

"Soal luka lebam itu sudah saya tanya kepada terlapor, dia jawab Riki terjatuh karena anaknya lincah. Namun tetangga bilang anak saya suda dipukuli korban. Namun saya tidak melihatnya," katanya.

Febi menambahkan, memang berubah prilaku suaminya akhir-akhir ini,
diduga ini lantaran cemburu.

"Cemburu pak sama mantan suami saya, padahal saya tidak pernah apa yang dituduhkanya, tetapi suami saya ini dulu tidak pernah begini. Sudah seminggu ini dia berubah," ungkapnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara
melalui, KA SPKT Polresta Palembang Ipda Daufan membenarkan pihaknya
sudah menerima laporan dari ibu kandung korban.

“Laporan sudah kita
terima dan akan ditindaklanjuti unit perlindungan perempuan dan Anak (PPA) Polresta Palembang,” Ungkapnya.

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Igun Bagus Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved