Berita Palembang
Kepergok Karyawan Ngutil Pakaian di Pusat Perbelanjaan, Pelaku Tidak Sempat Bawa Motor Miliknya
Karyawan Matahari Lippo Plaza Jakabaring memergoki dua orang yang mengutil pakaian di tempatnya bekerja.
Laporan wartawan Sripoku.com, Andi Wijaya
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Karyawan Matahari Lippo Plaza Jakabaring memergoki dua orang yang mengutil pakaian di tempatnya bekerja.
Sempat dikejar, namun kedua pelaku berhasil lolos dan hanya meninggalkan motornya.
Ketika ditemui Sripoku.com di Polresta Palembang, Angga Saptura, Karyawan Matahari Lippo Plaza Jakabaring Palembang, Senin (17/9) hendak melaporkan aksi ngutil yang dilakukan dua pelaku itu.
Baca: BMKG : Waspada Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di OKI, OI, Muba dan Banyuasin
Kepada petugas, Angga menuturkan aksi ngutil yang dilakukan dua pelaku itu terjadi pada, Sabtu (15/9) sekitar pukul 19.00 di Matahari Lippo Plaza, tempat kejadian perkara (TKP).
"Mereka itu sudah beraksi pak, lalu kembali masuk ke Lippo lagi, yang pertama dia ambil baju terus keluar di simpan di motornya, terus kembali lagi mau mencuri lagi," ungkap Angga.
Saat akan beraksi untuk kedua kalinya, sensor yang ada dibaju itu berbunyi. Ketika hendak keluar, pegawai langsung teriak dan terjadi kejar-kejaran untuk menangkap pelaku.
Baca: Pelantikan Walikota Palembang Jadi Kado Terindah Harnojoyo Karena Bertepatan Ultahnya
"Kita kejar pak, mereka lari ke arah belakang gedung, saat kami pantau CCTV ternyata mereka meninggalkan motornya yang di parkir di luar gedung jadi kita tahan," ungkapnya
Atas kejadian tersebut diperoleh barang bukti satu motor matic dengan nopol BG5626 ABA dan tiga baju hasil curian pelaku yang disimpan di dalam jok motor.
Baca: Detik-Detik Berakhirnya Jabatan Gubernur Sumsel, Alex Noerdin Sudah Berkemas Sejak Jauh Hari
Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, melalui Kasubag Humas AKP Andi Haryadi, membenarkan adanya laporan korban dugaan tindak pidana pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan
Pemberatan (Curat).
"Laporannya sudah diterima, sekarang sedang dalam penyelidikan unit Reskrim Polresta Palembang," katanya.