Berita Palembang

BMKG : Waspada Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di OKI, OI, Muba dan Banyuasin

Untuk Sumsel sendiri cuaca di pagi hari tergolong cerah, siang hari cerah berawan, malam hari cerah serta dini hari cerah berawan

BMKG : Waspada Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di OKI, OI, Muba dan Banyuasin
SRIPOKU.COM/WAHYU KURNIAWAN
Musim Panas yang melanda hingga 34 derajat celcius derajat, Senin (17/9). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Wahyu Kurniawan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --  BMKG Klimatologi Klas I Kenten Palembang mencatat suhu udara saat ini mencapai 34 derajat celcius. 

Suhu udara ini terjadi di beberapa wilayah Provinsi Sumatera Selatan, seperti Palembang, Musi Banyuasin, Ogan Ilir, dan Ogan Komering Ilir.

Kepala Seksi (Kasi) Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Klas I Kenten Palembang, Nandang Pangaribowo, mengatakan, kecepatan angin saat ini lima sampai 25 KM per jam.

Baca: Prajurit TNI Kodam II Sriwijaya Adu Ketangkasan Pada Ajang Oramil Tahun 2018

Untuk Sumsel sendiri cuaca di pagi hari tergolong cerah, siang hari cerah berawan, malam hari cerah serta dini hari cerah berawan dipadu dengan udara kabur.

Sedangkan tinggi gelombang laut di selat Gelasa, selat Bangka mencapai 0.4 hingga satu meter.

"Waspada saat ini seperti potensi kebakaran hutan dan lahan di OKI, OI, Muba dan Banyuasin," ujar Nandang, Senin (17/9).

Baca: Pesan Putri Ariani Vokalis Tunanetra untuk Dunia dengan Theme Song Asian Para Games 2018

Sementara itu, Dokter Umum, dr. Kurnia mengatakan apabila cuaca tak menentu seperti ini sebaiknya mengkonsumsi suplemen herbal yanh terstandar mengandung nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh, dan mengkonsumsi makanan yg sehat mencakup semua kebutuhan Karbohidrat, Protein, Lemak, Vitamin, Mineral yang seimbang.

"Konsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran serta susu. Olahraga ringan, namun rutin dilakukan. Juga melindungi kepala dari sinar matahari dengan memakai topi atau penutup kepala," Jelasnya.

Lanjutnya lagi, masyarakat perlu memakai jaket untuk menghindari terpaan angin dan cuaca dingin. Apabila tidak terlalu memiliki kegiatan yang tidak perlu tidak usah keluar rumah letika cuaca sedang ekstrim

Baca: Pesan Putri Ariani Vokalis Tunanetra untuk Dunia dengan Theme Song Asian Para Games 2018

"Kurangi makanan cepat saji, berpengawet, berpenyedap rasa berlebihan. Dan kurangi jajan makanan yang kurang terjaga higienitasnya karena penularan bakteri banyak saat cuaca tidak menentu," ujarnya.

Ia pun menghimbau untuk orang tua yang memililki balita dan bayi untuk lebih memperhatikan asupan makanan mereka yang gizinya seimbang, cukup serat buah dan sayuran serta minum susu.

Baca: Siapkan Lulusan SMK yang Siap Hadapi Persaingan Dunia Kerja dan Dunia Industri

Bayi atau balita bisa dihangatkan badannya dgn minyak penghangat tubuh ketika cuaca dingin.

"Jangan biarkan terpaan angin kencang ditubuhnya, seperti kipas angin ataupun diajak jalan dengan naik motor duduk didepan pengemudi motor, serta vitamin yang pas," Jelasnya.

Penulis: Wahyu Kurniawan
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved