Berita Palembang
Bidik Kejuaraan Dunia, Pengelolaan Venue Boling Centre Diserahkan ke Pihak Ketiga
Venue Boling Centre yang terletak di kompleks Jakabaring Sport City (JSC) Palembang tengah membidik kejuaraan level dunia.
Penulis: RM. Resha A.U | Editor: Siti Olisa
Laporan Wartawan Sripoku.com, Resha
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Usai menjadi tempat perhelatan Asian Games 2018, Venue Boling Centre yang terletak di kompleks Jakabaring Sport City (JSC) Palembang tengah membidik kejuaraan level dunia.
Hal tersebut dimasukkan dalam agenda yang disusun PT. JSC bersama ABS Singapore, pihak yang akan mengelola internal venue tersebut.
"ABS susun sendiri programnya, ada kompetisi, termasuk ada rencana sekolah bowling di Jakabaring."
Baca: Manjakan Pengunjung, Hugou Spa Tawarkan Promo Paket Lengkap Selama September
"Dan yang sangat menjanjikan adalah kejuaraan dunia bowling pada tahun 2019 mendatang," ujar Direktur Utama PT. JSC Bambang Supriyanto usai rapat bersama ABS Bowling Pte Ltd Kamis (13/9/2018).
Venue Boling Centre tersebut rencananya akan diserahkan ke ABS Singapore pada 17 - 18 September mendatang.
Menurut Bambang, pengelolaan tersebut memang membutuhkan tangan profesional agar lebih terjaga kualitasnya.
Baca: Coba Rebut Senpi Petugas, DPO Curas di Lubuklinggau ini Dihadiahi Dua Butir Peluru
Alhasil PT JSC menyerahkan pengelolaan Bowling Center ke pihak profesional ABS Bowling Pte Ltd. Perusahaan ini adalah pengelola venue Bowling di sejumlah negara dunia.
"Teknologinya harus dirawat dengan baik dan benar. Kita pilih ABS karena memang telah berpengalaman kelola bowling di Singapura, Malaysia, dan lain-lain. Di Indonesia, ABS hanya kelola yang di Jakabaring," sebut Bambang.
Namun, Bambang menuturkan bukan berarti PT. JSC lepas tangan begitu saja. Pihaknya akan memanfaatkan momen tersebut untuk belajar, dan juga mengawasi pengelolaan tersebut.
Baca: Sidang Oknum Honorer: Saksi Mengaku Diludahi dan Melihat Kepala Korban Dibenturkan ke Aspal
"Ini alih teknologi, kita akan tempatkan orang-orang kita untuk belajar. Manajemennya nanti juga ada orang kita, supaya bisa transparan hasil dari pengelolaan Bowling Center ini," urainya.
PT. JSC telah mengikat kontrak kerjasama selama 10 tahun dengan sistem bagi hasil, dan evaluasi kontrak pada lima tahun pertama, apabila tidak memuaskan dapat direvisi.
Keputusan ini dianggap sangat menguntungkan, mengingat PT JSC tidak memiliki pengalaman dalam mengelola Bowling Center berteknologi terkini.
Baca: Bangunan Rumah Limas Ganggu Kinerja Alat Pendekteksi Kualitas Udara Terpaksa Dipindahkan
Di sisi lain, mulai dari parkir, dan lain-lain akan dikelola oleh ABS Singapore nantinya. Bahkan, ada Food & Baverage, cafe international serta cafe yang mengakomodir makanan lokal.
Namun, Bambang juga menegaskan ABS sudah diperingatkan untuk memberikan tarif yang bersahabat dan bervariasi. Hal tersebut agar lebih terjangkau oleh seluruh kalangan usia yang ini menikmati permainan Boling.
"Untuk profesional atlet, pelajar dan mahasiswa, TNI dan Polri, dan lain-lain akan ada tarif berbeda," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/boling_20180913_211123.jpg)