Di Buka November , Dengan 70 Showroom ADEX Motor jadi Complex Otomotif Terbesar di Sumatera

Di situ akan jadi komplek otomotif di Sumatera di atas area 4 hekatare. 200 slot showroom, 15 slot aksesoris, carwash, pusat oleh-oleh dan kuliner

Di Buka November , Dengan 70 Showroom ADEX Motor jadi Complex Otomotif Terbesar di Sumatera
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
ADEX MBC yang akan menjadi komplek otomotif di Jl Letjen Harun Sohar TAA. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Sebagai wujud perhatiannya, Presiden Direktur Maju Motor Group Alvin Kennedy menjanjikan function room akan digunakan untuk komunitas otomotif gratis di ADEX MBC.

Function room itu menjadi bagian Komplek Otomotif Adex (Adira Auto Expo) bekerjasama dengan MBC (Maju Bisnis Complex) letaknya di sebelah Honda TAA.

"November nanti akan siap dibuka. Di situ akan jadi komplek otomotif di Sumatera di atas area 4 hekatare. 200 slot showroom, 15 slot aksesoris, carwash, pusat oleh-oleh dan kuliner Palembang. Palembang kan belum ada. diharapkan bisa jadi daya tarik wisatawan dan masyarakat lokal," ungkap Alvin Kennedy yang dibincangi Sripoku.com beberapa waktu yang lalu.

Kemudian di area itu ada 5 bengkel, mini market, ATM centre, dan termasuklah tadi function room akan digunakan untuk komunitas otomotif gratis. 

Lalu akan ada Open Space Pameran Terbuka apabila ada event modifikasi bazar sudah ada space 4.000m2. Ada 4 komplek perkantoran. Sangat memudahkan beli mobil di BIZ Complex. 

"Di situ pengunjung akan dapat hadiah langsung, jaminan dokumen, free asuransi kecelakaan. Banyak keuntungan didapat di ADEX MBC dibadingkan dengan showroom second konvensional. Tahap 1 buka 70 showroom. Kita perkirakan bakal bisa transaksi 250 unit mobil per bulan," jelas pria yang juga Ketua DPW PSI Sumsel.

Melemahnya nilai tukar rupiah, menurut Alvin dolar efeknya eksternal jadi selama inflasi bagus pertumbuhan ekonomi bagus. Ekspor impor masih negatif. Semua komponen ekonomi Indonesia masih baik. Banyak impor dari ekspor. Masih sangat aman potensial. Beda dengan krismon. Hanya masih selisih ekspor impor. 

Ia menilai banyak kebijakan yang digodok pemerintah penambahan pajak mobil import. Harga mobil sudah naik 2-3 persen. Tapi Bandahara BPD HIPMI Sumsel ini menyatakan tetap optimis.

Semester dua rata-rata lebih baik dari semester 1 otomotif lebih baik. Di Sumsel ia mencontohkan penjualan Wuling sudah cukup baik. Mitsubishi demand Xpander dan niaga lebih baik. Lalu Honda ada Brio baru menunjang penjualan. All New HR-V akan menunjang penjualan Honda.

"Pola konsumen Indonesia sebagian suka low DP. Dengan kondisi sekarang perusahaan pembiayaan perbankan menghindari DP rendah dan taksi online hampir separoh sekadar coba-coba. Belum mumpuni. Ini dihindari Perbankan. Tapi tetap yakin dari sektor lain cukup baik. Berharap pemerintah bisa menjaga stabilitas di Sumsel salah satunya sawit dan karet. Kalau itu baik penjualan otomotif juga membaik," terangnya. (Abdul Hafiz)

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved