Berita Muba

Pemkab Muba Provinsi Sumsel Kebut Pengembangan Lapter dan Mendirikan Poltek Penerbangan

Bupati Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan menindaklanjuti pembahasan pembangunan Poltek Penerbangan dan pengembangan Lapter.

Pemkab Muba Provinsi Sumsel Kebut Pengembangan Lapter dan Mendirikan Poltek Penerbangan
SRIPOKU.COM/FAJERI
Bupati Muba H Dodi Reza Alex ketika bertemu Kepala Balai Pelatihan Pendidikan Penerbangan Palembang terkait pembangunan Poltek Penerbangan, Jumat (24/8/2018). 

Laporan wartawan sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU—Rencana Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) dalam mendirikan Politeknik (Poltek) Penerbangan di Bumi Serasan Sekate, ditindak lanjuti langsung oleh Bupati Muba H Dodi Reza Akex.

Dodi, menegaskan agar rencana Poltek Penerbangan segera dilaksanakan dan diawali dengan pembenahan operasional Lapangan Terbang (Lapter) Sekayu Sumatera Selatan dikebut.

“Ya, rencana ini berjalan sejak tahun lalu dimana saya telah bertemu dengan Kepala Balai Diklat Penerbangan Palembang. Oleh karena itu saat ini kita tengah mepersiapkan apa yang dibutuhkan,” kata Dodi, Jumat (24/8)

Lanjutnya, dalam langkah lanjutan saat ini Dinas Perhubungan tengah menyelesaikan proses perbaikan dan sertifikasi Lapter.

Baca: Boling Indonesia di Asian Games 2018 Belum Beruntung, Masih Ada Tiga Kesempatan Lagi

Kalau sertifikasi sudah selesai akan terbuka untuk bekerjasama dengan pihak pemerintah ataupun pihak swasta.

“Mengenai untuk kerja sama dengan Wise Air nantinya harus tetap dilakukan, dan pembangunan Politeknik Penerbangan di Sekayu akan kami dukung. Kami siap dari perencanaan fasilitas serta dana, dan pada tahun 2019 kita berharap progres perencanaan tersebut  sudah terlihat pada intinya kami ingin Lapter ini berfungsi optimal dan mempunyai fungsi khusus," jelasnya.

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan Muba H Pathi Ridwan, menyebutkan bahwa Lapter Sekayu telah selesai beroperasi pada tahun 2004 lalu namun memang belum berfungsi secara optimal, meskipun demikian pihak Pemkab Muba terus berupaya untuk mengoptimalkan Lapter tersebut. 

"Pada tahun 2019 nanti akan ada perbaikan dilakukan Dinas PU PR dan Dinas Perkim Muba yang menambah run away bandara dari panjang 900 meter, lebar 25 meter, menjadi 1200 meter panjangnya, dan lebar 30 meter," kata Pathi.

Baca: Lantik 115 CPNS Formasi Khusus Jadi PNS. Bupati Musirawas : PNS Baru Dilantik Jangan Minta Pindah

Pembangunan lapter tersebut tentunya juga didukung oleh Komisi III DPRD Muba. Selain itu Pemkab Muba menyiapkan 20 hektare untuk lahan Poltek Penerbangan. 

"Untuk register sertifikasi Lapter, kalau sudah perbaikan bulan oktober ini bisa di cek oleh tim sertifikasi, dan Politeknik Penerbangan harus tetap jalan di Sekayu," ungkapnya.

Terpisah, Kepala Balai Pelatihan Pendidikan Penerbangan Palembang, M Andra Adityawarman ST MT mengatakan, pembangunan Poltiteknik Penerbangan di Muba dan pengembangan bandara memang harus ada kejelasan status lahan.

"Ketersediaan lahan bisa menjadi bahan kami dalam pembangunan Politeknik Penerbangan. Kami berharap ketika sudah ditandatangani kerjasama (MoU) kita dapat memilih opsi-opsi apakah nantinya lahan tersebut di serahkan dan juga dibangun Kementrian Perhubungan," ungkapnya. (cr13) 

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved