News Video Sripo

Latte Art Battle, Ajang Kreasi Lukisan di Atas Segelas Kopi

Berkreasi di atas segelas kopi atau yang juga dikenal dengan Latte Art adalah sebuah seni yang terus berkembang, terutama di Kota Palembang

Laporan Wartawan Sripoku.com, Ahmad Sadam Husen

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Berkreasi di atas segelas kopi atau yang juga dikenal dengan Latte Art adalah sebuah seni yang terus berkembang, terutama di Kota Palembang

Untuk memperkenalkan masyarakat sekaligus menjaring talenta-talenta baru di dunia Latte Art, Gramedia World bekerjasama dengan Cofi by CozzyField, Barista Independent Palembang, Viva Barista, Toffin Palembang, Greenfields, Aqua dan House of Coffe mengadakan Latte Art Battle, Jumat (24/8/2018).

Sebanyak 32 peserta ikut serta memeriahkan kegiatan ini dengan berbekal kemampuan dalam dunia Latte Art yang mereka tekuni.

Sumarsah, salah satu peserta yang mengikuti Battle ini mengatakan jika dirinya sudah mempersiapkan diri sejak 1 bulan yang lalu.

"Excited mas ikut lomba ini, soalnya saya jua baru pertama kali ikut. Tadi sempet gugup juga saat harus tampil depan juri," ujar pria yang akrab disapa Rian ini

Meski kalah dari peserta lain di babak penyisihan, Rian mengaku senang bisa ikut serta dalam kegiatan ini, sembari berharap agar kegiatan ini bisa terus berlanjut.

"Saya sih berharap agar kegiatan ini bisa terus lanjut mas, biar semua orang tahu di Sumsel, khususnya Palembang, dunia Latte Art juga berkembang dan siap bersaing dengan yang di luar," ujar Rian.

Sementara itu penanggung jawab acara, Freddy Arvandy Butarbutar, menjelaskan jika kegiatan ini digelar sebagai sarana unjuk gigi bagi mereka yang menekuni dunia Latte Art.

Selain memperkenalkan dunia Latte Art kepada masyarakat, Freddy menjelaskan jika juara dari battle ini akan diikutsertakan pada final yang rencananya akan berlangsung di Jakarta.

"Ya, kegiatan ini kita gelar selain agar kawan-kawan bisa unjuk kebolehan, juga agar mereka bisa melarih skill mereka di bidang Latte Art," ujar Freddy.

"Kedepan kita juga akan kembali menggelar kegiatan serupa agar masyarakat semakin tahu dan familiar."

Dalam kegiatan ini, ada 3 juri yang menilai.

Mereka adalah Laila Dimyati ( Licensed ICE Judge), Raymond Ali (2nd runner up IBC 2017, 3rd runner up IBC 2017) dan Rangga Munggaran (Ketua BIP).

Penulis: Ahmad Sadam Husen
Editor: Igun Bagus Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help