Berita OKU Selatan

Jelang Hari Raya Idul Adha, Harga Daging Sapi di OKUS Alami Kenaikan Rp 140 Ribu per Kilo

Jelang idul Adha 1437 Hijriah, harga kebutuhan daging Sapi mencapai harga Rp 140 Kilogram, dan harga tulang Rp 100

Jelang Hari Raya Idul Adha, Harga Daging Sapi di OKUS Alami Kenaikan Rp 140 Ribu per Kilo
KOLASE SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH
Pedagang daging Sapi yang berada di Pasar Tradisional Saka Selabung, Kota Muaradua, Senin (20/8/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Alan Nopriansyah

SRIPOKU.COM, MUARADUA-- Jelang idul Adha 1437 Hijriah, harga kebutuhan daging sapi mencapai harga Rp 140 Kilogram, dan harga tulang Rp 100 ribu, Senin (20/8/2018)

Saat ini kenaikan daging sapi segar berkisar Rp 20 -25 ribu per kilonya namun diperkirakan akan mengalami lonjakan harga pada H-1 jelang idul Adha.

Kenaikan harga yang terjadi sejak beberapa hari lalu. Sebelumnya harap normal daging Sapi Rp 120.000 per kilonya dan jenis tulang Rp 85.000.

Di lokasi Pasar Tradisional Saka Selabung yang mulai ramai dikunjungi pembeli untuk berbelanja kebutuhan di hari raya Idul Adha. Salah seorang pedagang Rasyid mengatakan puncak kenaikan biasa terjadi sehari sebelum hari raya.

"Kenaikan terjadi sejak beberapa hari yang lalu, akan tetapi bisa diprediksi sehari jelang hari raya dapat mengalami kenaikan yang lebih tinggi,"ujar salah seorang pedagang Rasyid, Senin (20/8/2018).

Baca: Update Perolehan Medali Sementara Asian Games 2018 Jakarta Palembang, Indonesia Turun ke Peringkat 5

Baca: Pengendara Terjebak di Rel KA di Perlintasan Kereta Api (KAI) Pasar Martapura

Dikatakannya, tingginya harga kebutuhan daging sapi dikarenakan melonjaknya kebutuhan daging sapi dipasaran serta tingginya harga yang diperoleh dari peternak.

"Salah satu penyebab kenaikan harga karena kebutuhan pasar mengalami lonjakan serta mahalnya harga daging yang diterima dari peternak,"jelas Rasyid.

Sementara itu, pantauan dilokasi untuk harga sejumlah kebutuhan sembako sama sekali belum mengalami kenaikan.
"Kalau sembako masih dibeli dengan harga yang biasa, namun yang telah mengalami kenaikan harga daging,"ujar Haryati, salah seorang pembeli di Pasar Tradisional Saka Selabung Muaradua.

Penulis: Alan Nopriansyah
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved