Berita Palembang

Hewan Kurban yang Masuk di Masjid Agung Palembang Lebih Sedikit, Ternyata Ini Penyebabnya

Masjid Agung Palembang telah melakukan sejumlah persiapan guna melaksanakan Shalat Ied baik di halaman hingga ke dalam masjid.

Hewan Kurban yang Masuk di Masjid Agung Palembang Lebih Sedikit, Ternyata Ini Penyebabnya
SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Hewan kurban yang ada di Masjid Agung Palembang. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Hari Raya Idul Adha 1439 H atau Hari Raya Kurban jatuh pada Rabu (22/8/2018) besok.

Masjid Agung Palembang telah melakukan sejumlah persiapan guna melaksanakan Shalat Ied baik di halaman hingga ke dalam masjid.

Pantauan Sripoku.com, Senin (20/8/2018) di Masjid Agung Palembang, selaku pihak pengelola telah mendirikan tenda bagi jemaah sampai mendirikan tenda untuk menyembelih hewan untuk di kurbankan.

Baca: Ingin Dapatkan Centang Biru Instagram, Ikuti Langkah-Langkah Berikut, Tak Perlu Jadi Selebgram

Ketua Panitia Shalat Ied dan Qurban Yayasan Masjid Agung (YMA) Palembang, Ustaz Mgs H M Tholib mengatakan, hingga kini jumlah keseluruhan hewan kurban yang masuk ke Masjid Agung Palembang baik sapi maupun kambing belum terlalu banyak.

"Sementara ini baru ada 2 kambing," ungkap Ustaz Tholib kepada Sripoku.com, Senin.

Ia mengatakan, jumlah tersebut berbeda dengan jumlah hewan kurban dari tahun 2016 hingga 2017 kemarin, bahkan pada Idul Adha dua tahun lalu, pihaknya menyelenggarakan penyembelihan dan pembagian hewan kurban sampai dua hari.

Baca: Hasil Sementara Indonesia vs Hong Kong, Sang Garuda Teringgal 0-1 di Babak Pertama

"Insya Allah, mudah-mudahan mendekati Hari Raya Idul Adha masyarakat baru banyak yang datang untuk berqurban," ujarnya.

Hal ini terjadi lantaran, pada Tahun 2018 pihak YMA tidak mengadakan arisan qurban, jadi tidak bisa memastikan berapa jumlah hewan kurban.

"Biasanya setiap tahun ada 4 kelompok arisan, namun tahun ini arisan kurban Masjid Agung kosong karena tidak ada kepanitian," jelasnya.

Baca: Soal Isu Oknum Polisi Bekengi Pungli, Kapolda Sumsel: Akan Saya Sikat Habis

Shalat Ied di Masjid Agung Palembang akan bertindak selaku Imam ialah, KH Kgs A Nawawi Dencik Al Hafiz dan Dr H Marsaid Umar selaku Khotib.

"Untuk jemaah Sholat Ied Masjid Agung kami harap tidak sampai shalat hingga ke jalan-jalan, kalaupun di lapangan, nanti ada tempat disediakan tempat khusus laki-laki dan perempuan dan sampai semerawut karena saf perempuan dan laki-laki berbeda, apalagi makmum shalatnya di depan imam, shalatnya sudah tidak sah," jelasnya.

Baca: HP Nokia Android Pie Termurah, Hanya Rp 900 Ribuan, Berminat?

"Yang afdol itu laki-laki di depan dan perempuan di belakang, perempuan kami harap masuk kedalam masjid," kata Ustaz Tholib menambahkan.

Ia mengimbau, jemaah Shalat Ied di Masjid Agung agar menjaga kebersihan baik sebelum melaksakan shalat dan setelah Shalat Ied.

"Biasanya setelah shalat sampah seperti koran atau botol plastik akan bertaburan, jadi kita harap masyarakat untuk menjaga kebersihan masjid dan lingkungan agar suasana menjadi khususk," ungkapnya.

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved