Asian Games 2018

Atlet Indonesia Asian Games 2018 yang Bertanding di Jakabaring Bergeser Menginap di Hotel Palembang

Wisma atlet dan rusunami Jakabaring tidak sepenuhnya bisa menampung atlet yang akan berlaga dalam Asian Games 2018

Atlet Indonesia Asian Games 2018 yang Bertanding di Jakabaring Bergeser Menginap di Hotel Palembang
SRIPOKU.COM/YULIANI
Wakil Ketua Umum INASGOC, Syafrie Syamsudin meninjau Main Press Centre Jakabaring Palembang, Senin (20/8/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Yuliani

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Terkait adanya pengaturan dua banding satu, atlet asal Indonesia yang bertanding di Jakabaring Palembang kini digeser menginap ke hotel.

Hal ini dikarenakan wisma atlet dan rusunami Jakabaring tidak sepenuhnya bisa menampung atlet yang akan berlaga dalam Asian Games 2018 tahun ini khususnya di Palembang.

Wakil Ketua Umum INASGOC, Syafrie Syamsudin mengatakan, tentu saja pergeseran atlet ke hotel di Palembang ini sebelumnya sudah dikoordinasikan.

Baca: LIVE STREAMING dan Siaran Langsung Timnas U-23 vs Hong Kong Asian Games 2018 Jakarta Palembang

Baca: Siaran Langsung SCTV: Prediksi & Live Streaming Timnas U-23 Indonesia vs Hong Kong Asian Games 2018

Karena antisipasi setelah ada sedikit pengaturan dua banding satu.

"Jadi sekarang dua atlet dan satu ofisial yang harus berada di wisma atlet inilah yang kita atur," ujarnya saat melakukan peninjauan di Main Press Centre Jakabaring Palembang, Senin (20/8/2018).

Maka dari itu pihaknya sudah mengantisipasi tempat cadangan dan dengan berbesar hati atlet Indonesia akan menempati hotel yang ada di Palembang.

"Tetapi haknya atlet yang ada di hotel juga bisa dipenuhi saat berada di Jakabring. Contohnya apabila ada makan siang, disamping dari hotel mengirim katering, mereka juga boleh ke dinning hall baik pagi, siang maupun malam. Jadi ini sebetulnya double treatment atlet yang di hotel," ungkapnya.

Baca: Badai Pasir Hantam Arab Saudi, Asri Welas Rekam Sisa-sisa Pasir Hingga Kain Kiswah Kabah Tersingkap

Baca: BREAKING NEWS: Badai Pasir Hantam Tenda Jemaah Haji di Mina dan Arafah. Jemaah Panik

Kemudian pihaknya juga akan selalu mengaktifkan sistem pengamanan di dalam.

Waktu pengaturan shuttel bus yang kurang akan ditingkatkan dan digabungakan antara transportasi INASGOC dengan LLAJR.

"Mereka lebih mengerti mekanisme dari pengaturan kendaraan. Sehingga waktu distribusi kendaraan akan lebih cepat, termasuk untuk para jurnalis juga," tegasnya.

Baca: Burung Murai Ini Raih Juara Lomba Hingga 3 Kali, Ini Harga yang Ditawari Calon Pembeli

Menurutnya terkait sistem keamanan ini tentu saja mengutamakan kenyamanan, tetapi jangan mengabaikan kewaspadaan.

Oleh karena itu dari deputi empat hari ini mengadakan perapian agar upaya sistem keamanan itu bisa lebih memberikan kenyamanan kepada para publik.

"Termasuk juga keamanan yang berada di lingkungan FOB," jelasnya.

Penulis: Yuliani
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help